Cuaca Panas Arab Saudi, Jemaah Calon Haji NTB Diimbau Kurangi Belanja

Kepala Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat (NTB), dr Lalu Hamzi Fikri. ANTARA/Nur Imansyah

Cuaca Panas Arab Saudi, Jemaah Calon Haji NTB Diimbau Kurangi Belanja

Lukman Diah Sari • 4 May 2026 23:05

Mataram: Jemaah calon haji Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), diimbau untuk mengurangi aktivitas belanja yang tidak perlu, untuk mengantisipasi cuaca panas di Tanah Suci, Arab Saudi. Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr Lalu Hamzi Fikri meminta jemaah calon haji tidak memaksakan diri untuk melaksanakan kegiatan di luar ibadah, khususnya belanja karena dikhawatirkan memengaruhi kondisi kesehatan dan menguras tenaga selama berada di Arab Saudi.

"Boleh-boleh aja tapi lihat juga kemampuan fisik, jangan memaksakan diri, apalagi sampai makan diabaikan, tidur kurang, minum apa lagi. Kemudian aktivitas-aktivitas tidak perlu seperti berbelanja lebih awal, itu juga dikurangi karena akan memakan energi cukup besar, karena jemaah juga belum masuk Makkah," ujarnya di Mataram, Senin, 4 Mei 2026, melansir Antara.

Ia mengatakan pihaknya tidak melarang jemaah untuk melakukan aktivitas di luar ibadah, seperti belanja atau berwisata mengunjungi tempat-tempat yang dianggap bersejarah. Namun, hendaknya aktivitas tersebut memperhatikan kondisi fisik, mengingat jemaah melakukan aktivitas tersebut dengan berjalan kaki.

"Fokus kepada ibadah, boleh aktivitas yang lain, tapi cukup pula istirahatnya harus dijaga, jangan lupa makan yang cukup serta minum air putih," tegas Hamzi.

Menurut dia, meski jemaah sudah mendapatkan pembekalan di Tanah Air, namun kondisi Arab Saudi sangat berbeda sehingga membutuhkan kondisi fisik yang prima.

"Perlu ada skala prioritas, apalagi kalau misalnya terkendala dari fisik. Tapi sudah ada pendampingan dari petugas kita selama di sana," ucapnya.

Jemaah haji asal Brebes Kloter 8 bersiap dari Hotel Karam Almadina mau menuju ke Makkah. (MI/Dok. Petugas Haji Daerah (PHD) Brebes.)

Hamzi menyebutkan saat ini cuaca di Arab Saudi antara 40-43 derajat Celcius. Untuk itu, ia mengimbau jemaah untuk selalu membawa air mineral bila melakukan aktivitas di luar. Meski demikian, secara umum kondisi jemaah Embarkasi Lombok yang sudah berada di Arab Saudi dalam kondisi sehat.

"Minum air putih ini juga jangan sampai menunggu haus baru minum. Karena ketika dehidrasi itu tidak kita rasakan. Kami sarankan minum air hangat atau air yang tidak dingin. Karena kondisi haus terik itu tergoda minum air dingin," katanya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)