Begini Cara Jual Tas, Jam, dan Perhiasan Mewah Tanpa Harus ke Toko

Ilustrasi tas mewah. Foto: dok Allu Store.

Begini Cara Jual Tas, Jam, dan Perhiasan Mewah Tanpa Harus ke Toko

Ade Hapsari Lestarini • 9 July 2026 17:26

Jakarta: Di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya reda, banyak orang mulai melirik barang mewah yang tersimpan di lemari sebagai sumber dana cepat. Tas branded, jam tangan mewah, atau perhiasan berkelas kini tak hanya jadi simbol gaya hidup, tapi juga aset yang bisa dicairkan saat kebutuhan mendesak datang.

Persoalannya, tidak semua orang punya waktu luang untuk datang ke gerai, apalagi jika harus membawa barang berharga di tengah kemacetan kota besar.

Menjawab tantangan itu, ALLU, perusahaan asal Jepang yang bergerak di bidang jual putus barang mewah kelas atas, menghadirkan layanan ALLU Personal Service yang memungkinkan pelanggan menjual barang mewah tanpa perlu datang ke gerai.

Layanan ini ditujukan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau tidak ingin membawa barang bernilai tinggi ke tempat umum. Melalui layanan ini, tim ALLU akan mendatangi lokasi yang disepakati, seperti rumah, kantor, maupun tempat lain untuk melakukan proses transaksi.

Transaksi tetap dilakukan dengan prosedur yang sama seperti di gerai, mulai dari pemeriksaan keaslian barang hingga pencairan dana. Saat ini, layanan tersebut berlaku untuk transaksi minimal Rp30 juta di Jakarta dan Surabaya.

Product Specialist ALLU Taku Matsumoto mengatakan layanan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat urban yang mengutamakan kepraktisan.

Menurut dia, proses penilaian barang tetap dilakukan oleh tenaga ahli yang sama seperti di gerai, sehingga standar layanan dan kepercayaan pelanggan tetap terjaga.


Perusahaan Jepang memungkinkan pelanggan menjual barang mewah tanpa perlu datang ke gerai. Foto: dok ALLU.
 

Memperluas jaringan gerai di Indonesia


Selain menghadirkan layanan personal. ALLU juga memperluas jaringan gerainya di Indonesia. Saat ini perusahaan memiliki 17 gerai yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, Semarang, Makassar, dan Medan.

ALLU mulai beroperasi di Indonesia sejak 2022 melalui PT Mastro Luxe Indonesia. Secara global, perusahaan berada di bawah Valuence Holdings Inc., grup asal Jepang yang memiliki lebih dari 170 toko di 17 negara.

Dari sisi bisnis, ALLU menerapkan sistem jual putus sehingga pelanggan memperoleh pembayaran setelah barang lolos proses penilaian tanpa harus menunggu barang terjual kepada pembeli lain. Perusahaan menyebut proses transaksi berlangsung sekitar 30 hingga 60 menit, bergantung pada jenis, jumlah, dan kondisi barang.

ALLU juga menerima barang yang tidak lagi memiliki kotak maupun bukti pembelian, termasuk barang dengan kondisi fisik yang tidak lagi sempurna, selama keasliannya dapat diverifikasi oleh tim penilai.

Kategori barang yang diterima meliputi tas mewah, jam tangan, dan perhiasan dari berbagai merek internasional. Sepanjang Juli, ALLU juga menawarkan program promosi berupa bonus tunai hingga Rp10 juta untuk transaksi jam tangan dan hingga Rp3 juta untuk transaksi perhiasan di seluruh gerainya di Indonesia.

Selain itu, perusahaan menyediakan program loyalitas ALLU Rewards yang memberikan poin dari setiap transaksi. Poin tersebut dapat ditukarkan dengan berbagai manfaat sesuai ketentuan yang berlaku.

(Ade Hapsari Lestarini)