Masyarakat Terus Didorong Kelola Sampah dari Rumah

Jaksa Agung Muda bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Reda Manthovani. Foto: Istimewa

Masyarakat Terus Didorong Kelola Sampah dari Rumah

Siti Yona Hukmana • 29 August 2026 07:40

Jakarta: Masyarakat terus didorong untuk memilah sampah organik dan nonorganik di rumah. Pengelolaan sampah itu perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan lingkungan.

"Sampah yang telah dipilah kemudian dapat dimanfaatkan melalui bank sampah, sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir," kata Jaksa Agung Muda bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Reda Manthovani dalam keterangan tertulis, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Reda bicara ini selaku Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Indonesia. Ia dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pengawas dalam Apel Akbar Satlinmas Indonesia di Lapangan Stadion Gelora Sriwijaya, Kompleks Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatra Selatan, Jumat, 28 Agustus 2026. 

Sekitar 3.000 anggota Satlinmas dari berbagai daerah hadir dalam kegiatan tersebut. Reda menegaskan, keberadaan Aslinmas tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dapat mengambil peran dalam berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat. 

Salah satu fokus yang didorong Reda adalah keterlibatan Satlinmas dalam membantu tata kelola pengelolaan sampah, khususnya dengan membangun kesadaran masyarakat sejak dari tingkat rumah tangga.

Reda melanjutkan, posisi Satlinmas yang berada hingga tingkat desa dan kelurahan membuat organisasi tersebut memiliki peran strategis untuk membantu pemerintah mengedukasi dan menggerakkan masyarakat. Selain persoalan lingkungan, Reda menyoroti pentingnya pengawasan terhadap tata kelola pemerintahan desa.

Ia menyebut pengawasan dana desa melalui sistem yang dilakukan bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) memberikan dampak terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan anggaran desa.

Menurutnya, jumlah kepala desa dan perangkat desa yang terjerat kasus korupsi mengalami penurunan signifikan, hingga tersisa 89 orang dalam satu tahun terakhir. Reda berharap sinergi antara Aslinmas, pemerintah daerah, pemerintah desa dan berbagai instansi terkait dapat terus diperkuat.

Apel Akbar dan pengukuhan Aslinmas ini turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus, Jaksa Agung ST Burhanuddin selaku Dewan Pembina Aslinmas, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Sekjen Abpednas Aditya Yusma, serta sejumlah kepala daerah lainnya.


Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Foto: Istimewa

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pembina Teknis DPP Aslinmas. Ke depan, Aslinmas diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan profesionalisme anggota, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta semakin dekat dengan masyarakat.

Selain itu, dengan kekuatan yang tersebar hingga pelosok desa dan kelurahan, Aslinmas diharapkan tidak sekadar menjadi pelengkap pemerintahan, tetapi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, bersih, dan sejahtera.

(Gabriella Thesa Widiari)