TNI AD Bangun Jembatan hingga Sumur Bor di Maluku dan Maluku Utara

Jembatan yang dibangun Kodam XV/Pattimura. Istimewa.

TNI AD Bangun Jembatan hingga Sumur Bor di Maluku dan Maluku Utara

Arga Sumantri • 29 August 2026 16:37

Maluku: Kodam XV/Pattimura menjalankan program unggulan TNI Angkatan Darat (AD) di wilayah Maluku dan Maluku Utara sepanjang 2026. Jembatan hingga sumur bor dibangun untuk warga di wilayah tersebut.

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto mengungkapkan Jembatan Merah Putih dan Sumur Bor merupakan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Maruli Simanjuntak berdasarkan gagasan Presiden Prabowo Subianto. Program ini wujud nyata kehadiran negara dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan rakyat hingga ke wilayah-wilayah terpencil, kepulauan, dan terluar.

"Bagi TNI Angkatan Darat, jarak bukanlah penghalang untuk mengabdi kepada NKRI dan rakyat. TNI AD dengan rakyat bagaikan ikan dan air; di mana pun berada kita saling membantu, bahu-membahu, dan saling memerlukan," ungkap Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Dalam pembangunan dan perbaikan infrastruktur, jajaran Kodam XV/Pattimura telah menangani 55 titik Jembatan Garuda Merah Putih di 13 satuan kewilayahan. Mulai dari Ternate, Masohi, Tual, Tidore, Namlea, Saumlaki, Tobelo, Labuha, Sula, Moa, Weda, Seram Bagian Barat, hingga Morotai.

"Pengerjaan jembatan-jembatan tersebut bergotong royong melibatkan Forkopimda, pemerintah daerah, kepolisian, hingga tokoh masyarakat setempat," ujar Dody.

Dody menyampaikan seluruh jembatan tersebut telah rampung dengan durasi penyelesaian bervariasi, mulai kurang dari satu bulan hingga maksimal satu setengah bulan. Ia menekankan keberadaan infrastruktur ini membawa dampak signifikan, seperti memangkas waktu tempuh distribusi hasil pertanian warga, dari yang semula lima jam menjadi hanya satu jam, sekaligus mempermudah akses transportasi para siswa antardusun.

"Ini luar biasa nilai manfaatnya terhadap pertumbuhan ekonomi dan pendidikan masyarakat Indonesia diharapkan dengan ada ini semuanya bisa terjaga, semuanya bisa berjalan dengan baik," ujar dia.

Ia mengimbau masyarakat menjaga pemanfaatan jembatan tersebut sebaik-baiknya agar berdaya guna dalam jangka panjang. Dody juga meminta warga tidak ragu melapor kepada Babinsa, Danramil, atau Dandim jika menemukan kendala teknis pada jembatan agar bisa segera ditindaklanjuti.

"Jika ada kendala, jika ada masalah jembatan ini tidak usah sungkan lapor ke Bapak TNI yaitu kepada babinsa kepada Pak Danramil atau kepada Pak Dandim tentu akan kita atensi karena ini adalah tanggung jawab kita bersama sehingga besar harapan kami dengan jembatan ini punya nilai manfaat yang cukup besar dan cukup banyak kepada masyarakat," jelasnya.

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto

Selain jembatan, TNI AD melalui jajaran Kodam XV/Pattimura menyediakan 16 unit longboat yang didistribusikan di wilayah Provinsi Maluku dan Maluku Utara melalui jajaran Kodim. Longboat diharapkan membantu mendukung mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan dan pesisir

Program Unggulan TNI AD juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat melalui program TNI Manunggal Air, khususnya penyediaan sarana air bersih. Hingga 2026, telah dibangun 98 titik sumur bor di berbagai wilayah, termasuk Masohi, Tual, Namlea, Moa, Seram Bagian Barat, Ternate, Tidore, Tobelo, Labuha, Sula, Weda, dan Morotai.

TNI AD melalui Kodam XV/Pattimura terus berusaha memberikan manfaat nyata dan mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih aman, sejahtera, serta memiliki akses yang lebih baik terhadap kebutuhan dasar.

(Arga Sumantri)