Djony Bunarto Tjondro Pastikan Keberlanjutan Astra dengan Memperkuat Fondasi Nilai Perusahaan

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro (kiri) saat memberikan penghargaan pada acara Awarding 15th SATU Indonesia Awards 2024. (Dok. Astra)

Djony Bunarto Tjondro Pastikan Keberlanjutan Astra dengan Memperkuat Fondasi Nilai Perusahaan

Duta Erlangga • 18 March 2026 12:02

Jakarta: Astra menegaskan memiliki fondasi bisnis yang kuat dalam menghadapi dinamika dan tantangan. Dalam enam tahun terakhir, kinerja perusahaan tetap solid yang mencerminkan ketangguhan diversifikasi portofolio bisnis.

Kondisi tersebut didukung pengalaman operasional selama puluhan tahun, komitmen menjaga kualitas produk dan layanan, serta penguatan sinergi di seluruh lini bisnis. Ke depan, Astra akan terus berfokus pada keunggulan operasional dan disiplin dalam alokasi modal, dengan memanfaatkan neraca perusahaan yang kuat untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.

Selain itu, sumber daya manusia yang mengamalkan nilai Catur Dharma secara konsisten menjadi kekuatan utama perusahaan. Hal ini didukung sistem manajemen yang solid serta budaya kerja yang kuat, sehingga Astra tetap tangguh dan adaptif terhadap perubahan.

Etos kerja yang mengedepankan pendekatan langsung, ketelitian analisis, perencanaan matang, dan eksekusi yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja perusahaan.


Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro (kedua kiri), Direksi Astra, beserta Eksekutif Astra dalam perayaan HUT ke-69 Astra pada 20 Februari 2026. (Dok. Astra)

Melalui berbagai inisiatif sosial berkelanjutan, Astra juga berupaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, sejalan dengan cita-cita menjadi kebanggaan bangsa.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro mengatakan perjalanan 69 tahun perusahaan bukan sekadar hitungan waktu, melainkan proses panjang yang tumbuh bersama bangsa.

“Enam puluh sembilan tahun bukan sekadar hitungan waktu, melainkan kisah tentang jutaan langkah yang tumbuh dan bergerak bersama bangsa,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 Maret 2026.

Ia menegaskan selama hampir tujuh dekade, Astra terus berkarya dan berkontribusi bagi negeri.

“Selama hampir tujuh dekade, Astra senantiasa berkarya dan memberikan kontribusi bagi negeri untuk menjadi perusahaan kebanggaan bangsa. Dalam perjalanan tersebut terdapat dua elemen yang sangat fundamental dalam membentuk Astra sejak awal hingga saat ini, yaitu filosofi Catur Dharma dan people legacy,” ujarnya.

Fondasi Astra yang kokoh dari masa ke masa

Astra menegaskan fondasi utama yang membuat perusahaan tetap bertahan dan relevan selama hampir tujuh dekade adalah filosofi dan nilai yang konsisten dijalankan.
Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro mengatakan perjalanan panjang perusahaan dibangun di atas filosofi kuat yang diwariskan para pendiri.

“Perjalanan Astra selama hampir tujuh dekade dibangun di atas suatu filosofi yang kuat. Astra ingin menjadi pohon rindang-menjadi sebuah perusahaan yang tidak hanya tumbuh kuat, tetapi juga mampu menaungi dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Berlandaskan nilai-nilai Catur Dharma, yang diwariskan oleh pendiri Astra, William Soeryadjaya, filosofi tersebut kemudian menjadi bagian dari cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa, yang hingga hari ini tetap menjadi arah perjalanan perusahaan,” katanya.


Menara Astra. (Dok. Astra)
 
Ia menegaskan Catur Dharma bukan sekadar prinsip tertulis, melainkan nilai yang dihidupi dalam setiap aspek operasional perusahaan.

“Catur Dharma bukan sekadar prinsip yang tertulis, tetapi nilai yang dihidupi dalam setiap keputusan, setiap kerja sama, dan setiap langkah perusahaan,” pungkasnya.

Dalam menghadapi berbagai dinamika, mulai dari krisis ekonomi, disrupsi teknologi, pandemi covid- 19, hingga tantangan geopolitik global, Astra memastikan nilai-nilai tersebut tetap menjadi fondasi utama.

Djony menyebut pengamalan Catur Dharma secara konsisten memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan nilai perusahaan.

Astra yang lebih kuat dan Tangguh

Astra mencatat pertumbuhan kinerja yang konsisten dalam enam tahun terakhir. Laba bersih perusahaan meningkat dari Rp16,2 triliun pada 2020 menjadi Rp32,8 triliun pada 2025.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro menjelaskan pertumbuhan tersebut tidak lepas dari strategi perusahaan dalam memperkuat struktur bisnis dan menjaga ketahanan di tengah berbagai tantangan.
 
Baca Juga: 

Astra Catat Pendapatan Rp323,4 Triliun pada 2025


“Pada tahun 2020 anak usaha Astra terdiri dari 236, dan saat ini berkembang menjadi 321 anak perusahaan yang didukung lebih dari 190.000 karyawan yang berada di tujuh lini bisnis yaitu Otomotif & Mobilitas, Jasa Keuangan, Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi & Energi, Agribisnis, Infrastruktur, Teknologi Informasi dan Properti,” katanya.

Ia menyebut dalam enam tahun terakhir Astra menghadapi berbagai dinamika global dan domestik, termasuk pandemi covid-19 yang berdampak signifikan terhadap perekonomian dan operasional bisnis.

“Selama enam tahun terakhir, Astra telah melalui berbagai dinamika, perubahan dan tantangan global dan domestik. Pada tahun 2020, pandemi COVID-19 secara signifikan mendisrupsi perekonomian global maupun domestik dan mengubah lanskap bisnis secara keseluruhan. Dalam periode tersebut, hampir seluruh unit bisnis Grup Astra mengalami penurunan, ditambah dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap kesehatan dan keselamatan karyawan kami,” ujarnya.


Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dalam upacara bendera peringatan 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia di Menara Astra, Jakarta. (Dok. Astra)

Menurutnya, tantangan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya, mulai dari fluktuasi harga komoditas hingga meningkatnya persaingan di berbagai sektor.

“Pada tahun-tahun berikutnya, kondisi eksternal dan internal terus menguji ketahanan Grup. Fluktuasi harga komoditas, melemahnya daya beli masyarakat, serta meningkatnya persaingan, khususnya dari pelaku industri sektor otomotif dan alat berat, telah mengubah dinamika pasar di bisnis kami,” pungkasnya.

Meski demikian, Astra tetap menunjukkan ketangguhan dengan mempertahankan posisi merek di tengah masyarakat.

Goals and pride of the nation

Astra menegaskan komitmennya untuk memastikan keberlanjutan bisnis di masa depan dengan memperkuat fondasi nilai perusahaan dan sumber daya manusia.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro menyatakan fondasi yang telah dibangun selama ini menjadi kekuatan utama perusahaan untuk terus melangkah ke depan.

“Apa yang sudah dibangun Astra hingga hari ini, sudah sangat kuat untuk membuat Astra melangkah ke depan. Termasuk di dalamnya people legacy, dan nilai-nilai yang dijaga bersama akan terus bertahan dan mengiringi seluruh perjalanan perusahaan,” kata Djony.

Ia menegaskan perusahaan besar tidak dibangun dalam waktu singkat, melainkan melalui berbagai tantangan yang memperkuat pengalaman dan ketahanan organisasi.

“Perusahaan yang besar tidak dibangun dalam waktu singkat, melainkan melewati banyak rintangan di setiap waktu, diperkuat oleh pengalaman dari setiap tantangan. Melalui proses tersebut, Astra terus mempertajam nilai-nilai inti yang menjadi fondasi Astra agar tetap relevan dan mampu menjawab perubahan zaman,” ujarnya.

Ke depan, Astra menilai tantangan akan semakin kompleks, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dipengaruhi dinamika sosial, ekonomi, dan global.

“Ke depan, tantangan tentu akan semakin besar dan sering kali tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berkaitan dengan dinamika sosial, ekonomi, dan global yang terus berubah. Dengan fondasi nilai yang kuat, semangat kebersamaan, komitmen untuk terus belajar dan beradaptasi, Astra dapat menjadi pohon yang rindang sesuai citacita pendiri Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa,” tutupnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)