Jhonlin Group Kirim 31 Alat Berat dan 40 Personel Ahli ke Aceh Tamiang. (Dok. Jhonlin Group)
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Jhonlin Group Kirim 31 Alat Berat dan 40 Personel Ahli
Duta Erlangga • 28 January 2026 10:45
Tanah Bumbu: Jhonlin Group mengerahkan dukungan alat berat dan personel ahli untuk mempercepat pemulihan wilayah Aceh pascabencana banjir dan longsor. Sebanyak 31 unit alat berat telah dioperasikan di lokasi terdampak dan diperkuat dengan pengiriman 40 personel Tim Relawan "Solidarity for Humanity."
Pengiriman personel dilakukan pada Kamis, 22 Januari 2026, melalui Pelabuhan PT Dua Samudera Perkasa, Sungai Dua. Tim relawan terdiri atas operator, pengemudi, mekanik, rescue dan paramedic, pengawas alat, serta unsur media.
Direktur PT Dua Samudera Perkasa Efgar Welmar Santos, menyatakan bahwa dukungan alat berat kini diperkuat dengan sumber daya manusia yang berpengalaman.
"Sebelumnya sudah ada 31 unit alat yang kami kirimkan, dan kali ini kami memperkuatnya dengan sumber daya manusia yang berpengalaman di bidang rescue, medis, operator, hingga driver," ujarnya.
Direktur Plant Jhonlin Baratama sekaligus Koordinator Plant Aries Yudi Kristanto, menambahkan bahwa alat berat yang beroperasi saat ini mencakup dump truck dan ekskavator.
"Saat ini terdapat 31 unit dump truck Sany dan sejumlah ekskavator yang telah beroperasi di lokasi bencana," katanya.
Lebih lanjut piihaknya mengatakan, tengah mengupayakan dukungan teknis tambahan untuk memastikan seluruh alat berat dapat berfungsi optimal selama proses pemulihan.
Direktur PT Jhonlin Media Komunika sekaligus Koordinator Media Richi Petroza, mengingatkan relawan agar bijak dalam penggunaan media sosial. Ia menegaskan bahwa seluruh dokumentasi harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak menimbulkan persepsi keliru di ruang publik.
Kapten Emergency Response Team (ERT) Rahmatullah, menegaskan bahwa seluruh personel dari berbagai unit kini menjadi satu tim relawan untuk Aceh. Ia mengingatkan pentingnya menjaga sopan santun, menghormati budaya lokal, serta saling berkoordinasi demi kelancaran misi kemanusiaan.
Seluruh personel dan perlengkapan diberangkatkan menggunakan kapal J7 Explorer milik Jhonlin Group untuk mempercepat mobilisasi personel dan perlengkapan, sehingga para relawan dapat segera memberikan bantuan secara optimal kepada masyarakat terdampak.