Politisi Golkar sekaligus Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026). ANTARA/Fath Putra Mulya
Nusron Wahid Diskusi dengan Bahlil Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar
Siti Yona Hukmana • 21 September 2026 14:25
Jakarta: Politisi Golkar sekaligus Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid mengaku telah berdiskusi dengan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sebelum mundur dari kepengurusan partai berlambang beringin itu. Hal ini disampaikan usai rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.
“Kalau soal itu kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil dari tahun lalu. Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku ketua umum. Kami sudah pernah diskusi masalah itu lama,” kata Nusron dikutip Antara, Senin, 21 September 2026.
Baca Juga :
Sekjen: Nusron Mundur dari DPP Partai Golkar
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar M. Sarmuji mengungkapkan bahwa Nusron Wahid sudah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar.
"Sudah lama. Seingat saya lebih dari enam bulan lalu,” ujar Sarmuji dilansir Antara.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Foto: Tangkapan layar.
Nusron sedianya tercatat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian DPP Partai Golkar. Dengan pengunduran diri tersebut, kata Sarmuji, Nusron kini tetap menjadi anggota atau kader biasa di Partai Golkar.
Menurut dia, Nusron mengajukan pengunduran diri langsung kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Meski demikian, Sarmuji mengaku tidak mengetahui alasan persis pengunduran diri Nusron.
“Mungkin ingin fokus ke hal lain,” kata Sarmuji.