Kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Istimewa
Update Korban Kecelakaan Kereta Bekasi: 71 Orang Dibawa ke RS, 4 Meninggal Dunia
Achmad Zulfikar Fazli • 28 April 2026 01:56
Jakarta: Korban yang dibawa ke rumah sakit (RS) akibat insiden kecelakaan kereta rel listrik (KRL) commuter line dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, bertambah. Total sudah ada 71 orang yang tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Per jam 01.00 (WIB) ini, korban meninggal dunia ada empat orang, yang kita observasi di 4-5 rumah itu ada 71 orang,” ujar Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidi dalam keterangannya, Selasa, 28 April 2026.
Bobby memastikan pihaknya akan memberikan perawatan yang optimal dan maksimal sekali untuk kesembuhan para korban kecelakaan kereta ini. Pihaknya juga masih terus mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam gerbong KRL.
“Tentu kami terus melakukan evakuasi tetap melakukan evakuasi dengan sekuat tenaga pada saat ini, seperti yang terlihat masih ada beberapa korban yang masih terperangkap di dalam kereta,” ujar dia.
Dia menyampaikan total penumpang yang masih terjebak di dalam gerbong kereta sebanyak enam hingga tujuh penumpang. Semua penumpang berada di gerbong KRL.
Baca Juga:
Update Evakuasi Kecelaakan Kereta Bekasi Timur: Korban Masih Terjepit |

Petugas masih berusaha mengevakuasi korban dari gerbong KRL. Dok. Tangkapan Layar
Kronologi Kecelakaan
Bobby menjelaskan kecelakaan ini terjadi sekitar kurang dari pukul 21.00 WIB, dimulai dengan adanya temperan taksi hijau itu di jalur perlintasan langsung (JTL) 85. Hal ini dicurigai membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplasemen Bekasi Timur ini agak terganggu.
“Kami menyerahkan kepada KNKT untuk lebih detail mencari tahu penyebab kecelakaan kereta malam ini,” ujar dia.