Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) menyalami para jemaah haji yang tergabung dalam kloter pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG-01). Foto: Antara.
Menhaj Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia
Anggi Tondi Martaon • 22 April 2026 11:45
Jakarta: Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M asal Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG-01) di Asrama Haji Kelas I Jakarta pada Selasa malam, 21 April 2026. Keberangkatan kloter pertama tersebut menandakan dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026.
"Hari ini kita menyaksikan bahwa kloter pertama jemaah haji Indonesia telah memasuki asrama dan siap diberangkatkan. Ini menjadi awal dari rangkaian panjang pelayanan haji tahun ini yang harus kita jaga bersama kualitasnya," ujar pria yang akrab disapa Gus Irfan itu dikutip dari Antara, Rabu, 22 April 2026.
Gus Irfan menegaskan bahwa pemerintah memastikan seluruh jamaah yang diberangkatkan telah memenuhi persyaratan administrasi. Terutama kepemilikan visa haji resmi.
"Kami tegaskan, hanya jamaah yang memiliki visa haji yang akan diberangkatkan. Ini penting untuk menghindari penolakan di Arab Saudi dan memastikan jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik," ungkap Gus Irfan.
Gus Irfan juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi. Termasuk skema jamaah cadangan untuk mengantisipasi kursi kosong akibat pembatalan.
Gus Irfan berharap seluruh proses keberangkatan berjalan lancar. Jemaah juga idharapkan dapat menjalankan ibadah dengan kondisi prima.
"Harapan kita tentu keberangkatan berjalan lancar, jamaah sehat, dan dapat beribadah dengan khusyuk. Semoga seluruh jamaah kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur," kata Gus Irfan.
Selain itu, Gus Irfan melaporkan bahwa seluruh unsur terkait, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah, Imigrasi, Kepolisian, hingga Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), telah melakukan koordinasi intensif guna memastikan kelancaran proses pemberangkatan serta mengantisipasi berbagai potensi kendala di lapangan.

Ilustrasi ibadah haji. Foto: Metrotvnews.com/Misbahol Munir.
Di sisi lain, tim PPIH di Madinah telah disiagakan untuk memastikan kesiapan operasional dalam menyambut kedatangan rombongan jamaah gelombang pertama. Pemantauan keberangkatan akan terus dilakukan hingga seluruh jamaah tiba di bandara dan diberangkatkan ke Arab Saudi.
Gus Irfan mengimbau seluruh jamaah untuk disiplin. Mereka diminta mengikuti arahan petugas selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah.
"Saya mengimbau kepada seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan, mematuhi arahan pimpinan regu, rombongan, dan kloter, serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila menghadapi kendala," ujar Gus Irfan.