AS melancarkan operasi militer ke Caracas, Venezuela. Foto: Anadolu Agency.
AS Lancarkan Serangan Militer ke Venezuela, Jaringan Listrik Caracas Lumpuh
Husen Miftahudin • 5 January 2026 13:40
Caracas: Ketegangan geopolitik meningkat tajam setelah Amerika Serikat melancarkan serangan militer terhadap Venezuela pada Sabtu, 3 Januari 2026. Serangan tersebut dilaporkan menyasar infrastruktur vital dan menyebabkan kerusakan signifikan pada jaringan listrik nasional, terutama di wilayah ibu kota.
Menteri Energi Venezuela Jorge Marquez mengkonfirmasi insiden tersebut melalui unggahan video di media sosial. Video tersebut memperlihatkan kondisi fasilitas transmisi listrik yang hancur.
Dalam pernyataannya, Marquez mengecam keras tindakan tersebut dan melabelinya sebagai aksi terorisme terhadap kedaulatan infrastruktur negara.
"Saya ingin sekali mengutuk serangan teroris terhadap sistem kelistrikan nasional, kali ini terhadap sistem transmisi listrik negara kita," tegas Marquez dikutip dari Xinhua, Senin 5 Januari 2026.
| Baca juga: Nicolas Maduro Ditangkap, AS Pimpin Transisi Ekonomi Venezuela |

(Ilustrasi bendera Venezuela. Foto: Anadolu Agency)
Ribuan warga Caracas kehilangan layanan listrik
Fasilitas yang menjadi target serangan tersebut diketahui merupakan jalur transmisi krusial yang menyuplai energi ke wilayah-wilayah utama di barat daya dan tenggara Caracas. Akibatnya, ribuan warga di kawasan tersebut kini kehilangan akses terhadap layanan listrik dasar.
Hingga saat ini, dampak dari kerusakan infrastruktur listrik meliputi terputusnya aliran listrik di distrik-distrik padat penduduk, gangguan pada fasilitas publik yang bergantung pada daya listrik di ibu kota dan kekhawatiran akan stabilitas pasokan energi di wilayah lainnya. (Surya Mahmuda)