Ilustrasi Anadolu
AS Bentuk Satuan Drone Serang Multinasional Pertama di Timur Tengah
Muhammad Reyhansyah • 14 August 2026 18:29
Washington: Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) membentuk satuan tugas drone serang multinasional pertama di Timur Tengah yang melibatkan personel militer Amerika Serikat dan negara-negara mitranya di kawasan.
CENTCOM mengumumkan pembentukan "Task Force Falcon Strike" pada Kamis, 13 Agustus 2026. Satuan tersebut akan mengoperasikan drone serang sekali pakai serta sistem tanpa awak yang beroperasi di udara, permukaan laut, dan bawah laut.
Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper mengatakan pembentukan Falcon Strike merupakan pengembangan dari keberhasilan "Task Force Scorpion Strike", satuan drone serang sekali pakai pertama yang dibentuk CENTCOM di Timur Tengah sembilan bulan lalu.
"Task Force Falcon Strike akan memperluas keberhasilan Scorpion Strike, mengingat inovasi besar yang sedang berlangsung di antara sekutu dan mitra regional kami," kata Cooper, dikutip dari TRT World.
Menurut CENTCOM, Falcon Strike akan dikembangkan bersama mitra-mitra regional yang saat ini sedang diajak berkonsultasi dan diundang untuk berpartisipasi. Keterlibatan negara-negara tersebut diharapkan memperkuat kemampuan penggunaan drone serang di kawasan.
Personel Komando Operasi Khusus AS untuk kawasan Tengah (SOCCENT), yang sebelumnya membentuk Scorpion Strike, akan memimpin staf Falcon Strike yang terdiri atas perwakilan militer Amerika Serikat dan negara-negara mitra regional.
Cooper mengatakan kerja sama tersebut akan memungkinkan Amerika Serikat dan mitranya mengintegrasikan serta mengerahkan kemampuan baru secara bersama-sama.
"Militer Amerika Serikat memiliki banyak kemitraan dan sahabat yang kuat di kawasan. Kita secara kolektif lebih kuat ketika mengintegrasikan dan mengerahkan kemampuan baru secara bersama-sama," ujarnya.