MotoGP 2026 Dorong Pengembangan Pariwisata Mandalika

Persiapan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika. Foto: dok InJourney.

MotoGP 2026 Dorong Pengembangan Pariwisata Mandalika

Husen Miftahudin • 19 September 2026 08:42

Lombok Tengah: Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika turut mempercepat pengembangan pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Ajang MotoGP Indonesia ini mempercepat pengembangan pariwisata di The Mandalika," kata Maya saat menghadiri rapat koordinasi persiapan teknis MotoGP Indonesia di Mandalika, Lombok Tengah, NTB, dikutip dari Antara, Sabtu, 19 September 2026.

Maya mengatakan penyelenggaraan MotoGP dan berbagai ajang balap lainnya di Sirkuit Mandalika turut mendorong kunjungan wisatawan ke Lombok.

Menurut dia, peningkatan kunjungan tersebut mencakup wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara. "Wisatawan asing yang datang ke Lombok itu sangat banyak, ini membawa devisa yang tinggi bagi NTB dan untuk Indonesia," ujarnya.

Maya menilai penyelenggaraan ajang internasional di Mandalika juga dapat memperkuat national branding Indonesia di kancah global. "Mandalika ini diharapkan bisa menjadi penguatan promosi pariwisata Indonesia," katanya.

MotoGP Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026. Maya menyebut penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum khusus bagi masyarakat Indonesia karena dua pembalap nasional akan tampil di kelas berbeda.

"Dua pembalap kebanggaan Indonesia Mario Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 akan tampil di Sirkuit Mandalika," kata Maya. Kehadiran kedua pembalap tersebut menjadi bagian dari perhatian dalam persiapan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026.
 



MotoGP Mandalika 2026, InJourney Siapkan Camping Ground dan 66 Penerbangan Tambahan

(Perhelatan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika. Foto: dok InJourney)
 

Pemprov NTB pastikan kesiapan


Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pemerintah provinsi bersama InJourney telah mempersiapkan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026.

"Berbagai improvement sudah dilakukan baik terkait konektivitas, pengamanan, fasilitas dan pelibatan masyarakat lokal dalam pelaksanaan MotoGP," katanya.

Menurut Lalu, MotoGP Indonesia di Mandalika telah diselenggarakan sebanyak lima kali. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk memastikan penyelenggaraan tahun ini berjalan lancar.

Ia juga menekankan pentingnya dampak penyelenggaraan MotoGP bagi masyarakat setempat. "Ajang ini harus bisa memberikan dampak kepada masyarakat lokal. Kawasan Mandalika tidak boleh dipandang sebagai entitas eksklusif milik pemerintah pusat, melainkan milik masyarakat NTB," katanya.

Lalu menilai MotoGP dapat menjadi penggerak berbagai sektor strategis yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. "MotoGP ini adalah momentum dan master event-nya di Mandalika, mari sama-sama sukseskan event ini," ujarnya.

Direktur Operasi ITDC Troy Warokka mengatakan persiapan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 telah mencapai 95 persen. "Persiapan sarana dan prasarana pendukung serta perbaikan lintasan sirkuit terus dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan Dorna," katanya.

(Husen Miftahudin)