Suasana kawasan Gunung Bromo/Pemkab Probolinggo.
Resmi! Wisata Gunung Bromo Dibuka Kembali Mulai Besok
Daviq Umar Al Faruq • 18 September 2026 18:34
Probolinggo: Kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, kembali dibuka untuk kunjungan wisatawan mulai Sabtu, 19 September 2026 pukul 00.01 WIB. Pembukaan dilakukan setelah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan konservasi tersebut dinyatakan terkendali.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, keputusan membuka kembali kawasan wisata Gunung Bromo diambil melalui pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi terkini di lapangan.
Pertimbangan pembukaan mencakup aspek keselamatan pengunjung, kondisi serta daya dukung kawasan, keberlanjutan aktivitas wisata, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat dan pelaku jasa wisata di sekitar kawasan Bromo.
"Kawasan wisata Gunung Bromo dinyatakan dapat dibuka kembali untuk kunjungan wisatawan mulai Sabtu, 19 September 2026 pukul 00.01 WIB," ujar Rudijanta Tjahja Nugraha, Jumat, 18 September 2026.
Pembukaan kembali kawasan wisata tersebut dilakukan setelah operasi penanganan karhutla yang melanda kawasan Gunung Bromo sejak 10 September 2026. Penanggulangan kebakaran melibatkan personel dari sejumlah instansi untuk mengendalikan dan melokalisasi titik api di kawasan dengan kondisi medan yang sulit.
Unsur yang terlibat dalam penanganan di antaranya Kementerian Kehutanan, Manggala Agni, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri.
Penanganan karhutla juga mendapat dukungan dari relawan dan masyarakat yang berada di sekitar kawasan taman nasional. Masyarakat Peduli Api turut dilibatkan bersama tim bantuan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali dan Balai Taman Nasional Bali Barat.

Petugas gabungan saat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan TNBTS/Polres Malang.
Sinergi berbagai unsur tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus memulihkan kondisi kawasan Gunung Bromo sebelum kembali menerima kunjungan wisatawan.
Rudijanta menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Menurutnya, pengendalian karhutla di kawasan taman nasional merupakan hasil kerja bersama berbagai unsur di lapangan.
"BB TNBTS menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan kebakaran, mulai dari jajaran Kementerian Kehutanan, Manggala Agni, BNPB, BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, mitra, relawan, masyarakat, pelaku jasa wisata, serta seluruh unsur yang terlibat di lapangan," tegas Rudijanta.