Miliarder Jack Link yang menguasai pasar dendeng dunia. Foto: Jacklink.com
Dulu Bangkrut Kini Miliarder, Jack Link Kuasai Pasar Dendeng Dunia
Ade Hapsari Lestarini • 6 January 2026 22:18
Jakarta: Sebuah kerajaan bisnis global bernilai USD4 miliar berawal dari keterkejutan seorang pria saat melihat harga dendeng di rak toko kelontong. Jack Link, sosok di balik merek dendeng sapi Jack Link’s, berhasil mengubah usaha keluarga yang bangkrut menjadi pemain utama pasar camilan daging dunia.
Melansir VnExpress, kisah Jack Link bermula pada 1985 dalam sebuah perjalanan berburu di Wisconsin. Saat itu, ia menilai harga dendeng di toko serba ada terlalu mahal. Berbekal pengalaman dari pabrik pengolahan daging keluarganya yang sebelumnya gulung tikar, Link melihat peluang untuk memproduksi camilan serupa secara mandiri.
Ia pun menghidupkan kembali oven-oven tua yang lama tak terpakai dan mulai memproduksi dendeng menggunakan resep rahasia warisan kakek buyutnya, seorang imigran Jerman pada era 1880-an.
Langkah tersebut terbukti tepat. Produk buatan Link cepat mendapat sambutan pasar. Namun, pertumbuhan signifikan perusahaan terjadi ketika putranya, Troy Link, mulai berperan strategis pada awal 1990-an. Troy melakukan terobosan yang sempat diragukan, yakni menjual dendeng dalam kemasan kantong yang dapat ditutup kembali atau resealable.
Baca Juga :

Jack Link dan Troy Link. Foto: dok Jacklink.com
Inovasi produk curah menjadi premium
Inovasi ini mengubah citra dendeng dari produk curah di toples menjadi camilan praktis bernilai premium. Saat jaringan ritel besar seperti Walmart mulai memasarkan produk Jack Link's pada 1997, permintaan melonjak tajam hingga perusahaan sempat kewalahan memenuhi kapasitas produksi.
?Kini, Jack Link’s telah mendominasi sekitar 34 persen pangsa pasar camilan daging di Amerika Serikat dengan pendapatan tahunan menembus USD2 miliar. Meski persaingan semakin tajam dengan munculnya merek-merek baru yang mengincar konsumen muda, perusahaan keluarga ini tetap agresif melakukan ekspansi global.
Salah satu langkah terbarunya adalah merangkul ikon YouTube, MrBeast, untuk menarik minat pembeli dari generasi baru melalui lini produk stik daging.
?Keberhasilan ini menempatkan Jack Link dalam jajaran miliarder dunia. Menurut laporan terbaru Forbes yang diterbitkan pada Desember 2025, bisnis keluarga Jack Link yang memproduksi dendeng sapi bernilai sekitar USD4 miliar atau sekitar Rp62,5 triliun. Angka ini menjadikannya salah satu orang terkaya di dunia.
Di bawah kepemimpinan anaknya, Troy Link sebagai CEO, perusahaannya kini tidak hanya menjual produk di lebih dari 200 ribu toko di 55 negara, tetapi juga mengelola ribuan hektare lahan peternakan dan berbagai unit bisnis pendukung lainnya. Di tengah fluktuasi harga bahan baku daging, keluarga Link membuktikan ketahanan bisnis keluarga terletak pada kemampuan untuk tetap mandiri dan terus berinovasi sehingga dapat terus diminati konsumen di seluruh dunia. (Surya Mahmuda)