Haji Asal Bengkulu Wafat di Jeddah Usai Dirawat Intensif

Tangkapan layar-Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Kurniawan Arianto Abdul Gani. ANTARA/Boyke Ledy Watra

Haji Asal Bengkulu Wafat di Jeddah Usai Dirawat Intensif

Silvana Febiari • 13 June 2026 21:24

Bengkulu: Seorang haji asal Provinsi Bengkulu yang tergabung dalam Kloter PDG 03 wafat di Tanah Suci. Almarhum sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Jeddah.

"Haji atas nama Umi Kasnini Rasyid Dersai meninggal dunia di Ruang Intensive Care Unit RSAS Jeddani Hospital Jeddah pada 12 Juni 2026 pukul 00.30 WAS," kata Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Kurniawan Arianto Abdul Gani, dilansir dari Antara, Sabtu, 13 Juni 2026.

Almarhumah dimakamkan di Pemakaman Dahban yang berada di Kota Jeddah, Arab Saudi. Umi Kasnini adalah jemaah ketiga haji Bengkulu yang meninggal di Tanah Suci selama penyelenggaraan ibadah haji.
 


Menurut Kurniawan, hampir seluruh jemaah haji asal Provinsi Bengkulu telah kembali ke Tanah Air. Dinas kesehatan terus memantau kondisi kesehatan jemaah haji yang sudah berada di kampung halaman masing-masing.

Pihaknya juga masih memantau kondisi kesehatan haji asal Kabupaten Kaur atas nama Kasmid Kasan (80) yang telah kembali ke Tanah Air bersama Kloter PDG 07.

Kurniawan mengatakan setibanya di Bandara Internasional Minangkabau pada 11 Juni 2026, Kasmid sempat dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP M Djamil Padang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. 

"Pasien meminta pulang atas permintaan sendiri dan selanjutnya dibawa menuju Bengkulu menggunakan ambulans," ujar dia.

Setelah tiba di Asrama Haji Debarkasi Antara Bengkulu, tim kesehatan melakukan pemeriksaan dan mendapati kondisi pasien cukup stabil meski masih dalam keadaan lemah.


Seorang haji Bengkulu yang mendapatkan perawatan medis sesampainya di tanah air sebelum diserahkan ke pihak keluarga. ANTARA/HO-Dokumen Pribadi


Pihak kesehatan haji telah memberikan advokasi dan menganjurkan agar pasien dirujuk ke UGD RSUD M. Yunus Bengkulu. Namun, keluarga memutuskan membawa yang bersangkutan kembali ke Kabupaten Kaur.

Kurniawan menambahkan serah terima jemaah telah dilakukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Bengkulu bersama instansi terkait kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur dan Kementerian Agama Kabupaten Kaur sebelum diberangkatkan menuju kediaman Kasmid.

Kurniawan mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan seluruh jemaah haji Provinsi Bengkulu agar tetap sehat dan mendapatkan perlindungan selama menjalankan maupun setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

(Silvana Febiari)