Hujan ringan diprakirakan melanda wilayah Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Rabu (10/6/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Waspada Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Wilayah Sulawesi Tenggara
Whisnu Mardiansyah • 10 June 2026 08:37
Kendari: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu, 10 Juni 2026.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah daerah, baik pada siang maupun malam hari.
"Waspada potensi hujan sedang hingga lebat pada siang hari di wilayah Konawe Utara, Kolaka Utara, dan Kolaka Timur. Pada malam hari di wilayah Konawe Utara, Buton, dan Wakatobi," katanya, seperti dilansir Antara, Rabu, 10 Juni 2026.
Dia menyebutkan berdasarkan prakiraan cuaca yang dirilis BMKG Kendari, dinamika cuaca di Bumi Anoa sepanjang pagi hari umumnya diprediksi berawan di sebagian besar wilayah Sultra. Namun, potensi hujan ringan tetap ada di wilayah Konawe Kepulauan, Konawe Utara, Konawe, Buton, Buton Utara, dan Bombana.
Memasuki siang dan sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat. Wilayah Konawe Utara, Kolaka Utara, dan Kolaka Timur berpotensi diguyur hujan sedang. Sementara hujan ringan diprakirakan membasahi wilayah Kolaka, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Bombana, Muna, Muna Barat, Buton, Buton Tengah, dan Buton Utara.
Pada malam hari, potensi hujan sedang diprediksi bergeser ke wilayah Konawe Utara, Buton, dan Wakatobi. Untuk wilayah Buton Utara dan Bombana diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan.
"Selanjutnya pada dini hari, kondisi cuaca di Sulawesi Tenggara secara umum akan kembali berawan, dengan sisa potensi hujan ringan di wilayah Konawe Utara dan Wakatobi," ujarnya.

Ilustrasi Medcom.id
Ia juga menjelaskan untuk parameter cuaca lainnya, suhu udara di wilayah Sultra hari ini diperkirakan berada pada kisaran 21 hingga 31 derajat Celsius. Sementara tingkat kelembaban udara berkisar antara 70 hingga 95 persen dengan pergerakan angin bertiup dari timur laut menuju tenggara pada kecepatan 2 hingga 22 kilometer per jam.
"Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, diimbau untuk tetap berhati-hati terhadap dampak tidak langsung dari cuaca ekstrem ini seperti jalanan licin atau genangan air. Informasi prakiraan cuaca terkini dan lebih lengkap dapat diakses secara berkala melalui laman resmi BMKG," tambahnya.