Persiapan Keluarga di Cimahi Jelang Kedatangan Jenazah Kapten Zulmi Aditya

Keluarga telah menyiapkan meja untuk menyimpan peti janazah almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

Persiapan Keluarga di Cimahi Jelang Kedatangan Jenazah Kapten Zulmi Aditya

Roni Kurniawan • 4 April 2026 16:47

Cimahi: Keluarga almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar tengah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan jenazah yang dijadwalkan tiba pada Sabtu malam, 4 April 2026.

Perwakilan keluarga, Risman Efendi, mengatakan pihak keluarga telah menyiapkan sejumlah kebutuhan, termasuk tempat khusus di dalam rumah untuk meletakkan peti jenazah.

"Persiapan sudah kami lakukan, termasuk menyiapkan meja di dalam rumah untuk penempatan peti jenazah," ujar Risman saat ditemui di kediaman duka, Jalan Cikendal Nomor 40, Kampung Cikendal, RT 01 RW 04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Jawa Barat, Sabtu, 4 April 2026.

Risman menuturkan, berdasarkan informasi yang diterima keluarga, jenazah almarhum diperkirakan tiba di Bandara Husein Sastranegara sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah tiba di bandara, jenazah akan langsung dibawa menuju rumah duka di Cimahi. Perjalanan dari bandara ke lokasi diperkirakan memakan waktu sekitar satu hingga dua jam menggunakan jalur darat.
 


"Perkiraan sampai di bandara pukul 10 malam, setelah itu langsung dilanjutkan ke sini. Kemungkinan tiba di rumah duka sekitar pukul 11 malam atau paling lambat pukul 12 malam," jelas Risman.

Sementara itu, berdasarkan pantauan, sejumlah petugas dari TNI tengah membantu keluarga almarhum melakukan persiapan. Petugas juga turut menata kembali karangan bunga yang memenuhi area rumah duka.

Karangan bunga ucapan duka dari Presiden Prabowo Subianto terlihat berada di depan rumah duka. Karangan bunga tersebut bersanding dengan karangan bunga dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Suasana duka menyelimuti rumah keluarga sembari menunggu kepulangan almarhum untuk terakhir kalinya.


Upacara pelepasan tiga jenazah WNI yang gugur di Lebanon. Foto: PTRI New York

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)