Petugas berdiri di depan bus Trans Sulsel sebelum peluncuran di Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA FOTO/Arnas Padda
Trans Sulsel Koridor 5 Mulai Beroperasi, Ini Rutenya
Whisnu Mardiansyah • 15 January 2026 16:14
Makassar: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai mengoperasikan layanan transportasi massal Bus Trans Sulawesi Selatan (Trans Sulsel), menggantikan layanan Teman Bus yang berhenti beroperasi sejak 31 Desember 2025 pada tiga koridor.
"Untuk koridor 5 Trans Sulsel sudah beroperasi sejak Senin, 12 Januari. Saat ini uji coba tarif gratis untuk koridor 5 sampai armada sudah siap dan langsung melayani," ujar Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Pemprov Sulsel, Setiawan di Makassar seperti dilansir Antara, Kamis, 15 Januari 2026.
Jalur koridor 5 meliputi rute Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Tamalanrea-Teknik Gowa, dan sebaliknya. Rute ini sebelumnya menjadi layanan Teman Bus, namun berhenti operasi karena anggaran subsidi dari pusat dihentikan.
Saat ini, terdapat tujuh bus Trans Sulsel yang beroperasi menggantikan Teman Bus. Dishub Provinsi Sulsel menargetkan pada Januari 2026 ada penguatan armada dari semula tujuh bus menjadi 15 bus.
"Rencananya ditambah delapan bus menjadi 15 unit bus untuk koridor 5. Insyaallah, bulan ini sudah ada penguatan armada kita," katanya.
Mengenai tarif bus, selama proses uji coba rute koridor 5 diberikan tanpa biaya. Ke depan, setelah regulasi tarif disahkan, akan dikenakan tarif Rp2.000 untuk pelajar dan mahasiswa serta Rp4.000 untuk umum.
"Sekarang untuk uji coba gratis. Kita masih menunggu regulasi soal tarif. Nanti, tarifnya diperkirakan sama dengan Teman Bus. Pembayarannya sama, bisa tiping (kartu unik), QRIS, dan kita kerja samakan dengan Bank Sulselbar," tuturnya.

Ilustrasi--Pengunjung di kawasan Pantai Losari, Makassar. (Foto: MI/Lina Herlina)
Untuk koridor 1, rute Panakkukang Square-Pelabuhan Galesong, Kabupaten Takalar, disiapkan 12 unit bus. Sementara di Koridor 2, rute Kampus Unhas Tamalanrea-Stasiun Kereta Api Mandai Maros dan Bandara Sultan Hasanuddin, terjadi pengurangan armada dari 12 unit menjadi 7 unit bus.
"Untuk koridor satu dan 2 tidak ada tambahan bus, karena load factor (penumpang) kecil. Di koridor 2 ini memang ada pengurangan armada tersisa 7 unit bus. Kita berharap, hadirnya Trans Sulsel ini dapat membantu masyarakat," tutur Setiawan.