Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie. Foto: ANTARA/Genta Tenri Mawangi.
Prabowo Berdialog dengan 1.200 Guru Besar Soshum di Istana
Fachri Audhia Hafiez • 15 January 2026 09:56
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menggelar dialog bersama 1.200 guru besar, dekan, dan rektor bidang sosial humaniora (soshum) dari perguruan tinggi negeri dan swasta seluruh Indonesia. Pertemuan yang digelar di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis pagi, 15 Januari 2026, bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan para pakar di sektor ilmu sosial.
"Hari ini dikhususkan bagi bidang sosial humaniora. Jadi, kalau sebelumnya itu agak umum, dan juga ada kekhususan mungkin mengenai STEM, pada hari ini dikhususkan kepada bidang sosial humaniora," kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Stella Christie di Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 15 Januari 2026.
Stella menegaskan bahwa pertemuan khusus ini menepis kekhawatiran para akademisi terkait perhatian pemerintah terhadap bidang sosial humaniora. Menurutnya, Prabowo sangat memprioritaskan dialog langsung untuk mendengarkan masukan strategis dari para pakar humaniora dalam pembangunan bangsa.
Pertemuan yang dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung secara tertutup. Agenda utama diawali dengan penyampaian taklimat dari Presiden Prabowo, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif bersama para rektor dan guru besar yang telah hadir sejak pagi hari.
(2).jpeg)
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.
"Kami tentu saja sangat gembira sekali bahwa Bapak Presiden sangat ingin berdialog langsung dengan kami, para akademisi," lanjut Stella.
Sejumlah pejabat teras Kabinet Merah Putih turut mendampingi Presiden dalam pertemuan ini, di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.