Emas Antam Turun Rp40 Ribu, Jadi Rp2,810 Juta/Gram Hari Ini

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Emas Antam Turun Rp40 Ribu, Jadi Rp2,810 Juta/Gram Hari Ini

Eko Nordiansyah • 27 March 2026 11:05

Jakarta: Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang dijual di Butik Emas Antam pada hari ini mengalami penurunan. Emas Antam 'didiskon' usai tidak mengalami perubahan kemarin.

Mengutip Logammulia.com, Jumat, 27 Maret 2026, harga emas batangan Antam yang dijual di Butik Antam hari ini dibanderol sebesar Rp2,810 juta per gram. Harga ini turun Rp40 ribu dibandingkan dengan harga jual di hari sebelumnya.

Sementara itu, harga buyback emas batangan Antam pada hari ini turun sebanyak Rp76 ribu. Harga jual kembali emas Antam hari ini dipatok sebesar Rp2,414 juta per gram.

Diketahui, transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan tiga persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Pada potongan pajak harga beli emas, sesuai dengan beleid yang sama, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk pembeli yang tidak memiliki NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.



(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia hari ini:

Emas batangan 0,5 gram Rp1,455 juta.
Emas batangan 1 gram Rp2,810 juta.
Emas batangan 2 gram Rp5,560 juta.
Emas batangan 3 gram Rp8,315 juta.
Emas batangan 5 gram Rp13,835 juta.
Emas batangan 10 gram Rp27,595 juta.
Emas batangan 25 gram Rp68,862 juta.
Emas batangan 50 gram Rp137,645 juta.
Emas batangan 100 gram Rp275,212 juta.
Emas batangan 250 gram Rp687,765 juta.
Emas batangan 500 gram Rp1,375 miliar.
Emas batangan 1.000 gram Rp2,750 miliar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)