Mitratel Gandeng AALTO Perkuat Ekosistem Infrastruktur Digital Nasional

Penandatanganan MoU antara Mitratel dengan AALTO. Foto: dok Istimewa.

Mitratel Gandeng AALTO Perkuat Ekosistem Infrastruktur Digital Nasional

Husen Miftahudin • 3 March 2026 14:13

Jakarta: PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) dan AALTO HAPS Limited (AALTO), anak perusahaan Airbus, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk melanjutkan dan memperkuat kolaborasi strategis dalam pengembangan Stratospace dan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Ini menjadi komitmen kedua pihak untuk menghadirkan solusi konektivitas yang inovatif, andal, dan berkelanjutan di Tanah Air.
 
Melalui MoU tersebut, AALTO akan berperan sebagai penyedia layanan konektivitas Stratospace dan operasional Stratocraft, yang mencakup aktivitas penempatan, pengoperasian, serta pengelolaan solusi konektivitas berbasis platform ketinggian tinggi (High Altitude Platform System/HAPS).
 
Sementara itu, Mitratel yang merupakan operating company PT Telkom Indonesia Tbk, akan mendukung kolaborasi ini melalui penyediaan dan pengelolaan layanan infrastruktur menara yang diperlukan untuk mendukung implementasi inisiatif secara efektif.
 
Chief Executive Officer Mitratel Theodorus Ardi Hartoko menegaskan kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Mitratel dalam memperkuat ekosistem infrastruktur digital nasional Indonesia.
 
"Melalui kolaborasi strategis dengan AALTO, kami berupaya membangun model sinergi terintegrasi antara infrastruktur menara dan teknologi HAPS guna meningkatkan kualitas, cakupan, serta ketahanan layanan telekomunikasi di Indonesia," kata Theodorus dalam siaran pers, Selasa, 3 Maret 2026.
 
Kolaborasi ini akan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik serta mematuhi seluruh kerangka hukum dan regulasi yang berlaku di Indonesia maupun yurisdiksi terkait.
 

Baca juga: Luhut Bidik Bali Jadi Daerah Implementasi Transformasi Digital Pemerintah


(Ilustrasi menara telekomunikasi. Foto: dok Telkomsel)
 

Percepat ekonomi digital hingga pemerataan konektivitas

 
Secara terpisah, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Indonesia Seno Soemadji menyampaikan inisiatif kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi Telkom Group dalam mengeksplorasi solusi konektivitas masa depan yang melengkapi infrastruktur terestrial.
 
"Kolaborasi ini mencerminkan komitmen strategis jangka panjang TelkomGroup dalam membangun infrastruktur digital nasional yang future-ready dan berdaulat bagi Indonesia. Seiring dengan percepatan ekonomi digital, ketahanan serta pemerataan konektivitas menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing nasional," ucap Seno.
 
"Kami memandang teknologi HAPS sebagai enabler strategis untuk memperluas cakupan layanan, memperkuat resiliensi jaringan, serta membuka peluang model layanan baru, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan akses," sambung dia.
 
Sementara itu, Chief Executive Officer AALTO Hughes Boulnois menyampaikan penguatan kolaborasi ini dilakukan di tengah meningkatnya momentum komersial teknologi Stratospace.
 
"Kami memperkuat kolaborasi dengan Mitratel pada saat teknologi Stratospace menunjukkan potensi komersial yang semakin kuat. Dengan kemampuan Zephyr dalam menghadirkan konektivitas langsung ke perangkat (direct-to-device), kami dapat membantu menutup kesenjangan cakupan di wilayah 3T Indonesia serta meningkatkan ketahanan jaringan nasional," urai dia.
 
"Komitmen para mitra kami di kawasan Asia-Pasifik menjadikan wilayah ini sebagai pusat pertumbuhan AALTO sekaligus bagian penting dari babak baru konektivitas global," tambah Hughes.
 
Dengan diperpanjangnya MoU hingga Oktober 2027, Mitratel dan AALTO memperluas ruang lingkup kerja sama untuk terus mengevaluasi, menyempurnakan, dan merealisasikan potensi sinergi antara teknologi HAPS dan infrastruktur telekomunikasi. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendorong pemerataan akses konektivitas serta mempercepat transformasi digital Indonesia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)