Hidung Pesawat Garuda Penyok Saat Mendarat di Pekanbaru, Penyebabnya Diselidiki

Pesawat Garuda Indonesia mengalami kerusakan berupa penyok pada bagian hidung samping kiri pesawat. (Ist)

Hidung Pesawat Garuda Penyok Saat Mendarat di Pekanbaru, Penyebabnya Diselidiki

Media Indonesia • 8 March 2026 10:34

Pekanbaru: Pesawat maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 176 Jakarta-Pekanbaru mengalami kerusakan berupa penyok pada bagian hidung samping kiri pesawat (radome) setelah mendarat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, Sabtu, 7 Maret 2026. Akibatnya penerbangan lanjutan dari Pekanbaru menuju Jakarta terpaksa dibatalkan.

"Penyebab benturan sampai saat ini masih dalam proses investigasi. Evaluasi akan kami sampaikan setelah hasil investigasi komprehensif dari instansi terkait keluar," ungkap General Manager Bandara Internasional SSK II Pekanbaru Achmad, Sabtu, 7 Maret 2026. 


Pesawat Garuda Indonesia mengalami kerusakan berupa penyok pada bagian hidung samping kiri pesawat. (Ist)

Dia menerangkan peristiwa tersebut diketahui saat pesawat Garuda Indonesia GA 176 Jakarta-Pekanbaru registrasi PK-GFF itu tiba di Bandara SSK II yang membawa sekitar 30 penumpang. Setelah pesawat mendarat, teknisi bersama kru pesawat langsung melakukan pemeriksaan visual.

Dari hasil pengecekan awal, ditemukan kerusakan cukup serius pada bagian radome atau hidung pesawat, khususnya di sisi kiri. Sejauh ini penyebab kerusakan tersebut masih dalam tahap pengumpulan informasi. 

Akibat kejadian itu, penerbangan lanjutan Garuda Indonesia GA 179 Pekanbaru ke Jakarta dibatalkan. Adapun sebagai antisipasi, penumpang sudah dijadwalkan berangkat dari Pekanbaru dialihkan menggunakan pesawat milik maskapai Citilink QG033 ke Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma pukul 19.30 WIB malam.

"Setelah mendarat, dilakukan inspeksi visual oleh teknisi dan kru pesawat. Dari pemeriksaan tersebut diketahui radome pesawat mengalami kerusakan cukup berat," jelas dia. (MI/RK)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)