Kini Masyarakat Kaltim Punya Akses Lebih Dekat ke Pelayanan Jantung Modern

Peresmian Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan. (Dokumentasi/ Istimewa)

Kini Masyarakat Kaltim Punya Akses Lebih Dekat ke Pelayanan Jantung Modern

Silvana Febiari • 25 June 2026 20:12

Balikpapan: Masyarakat Kalimantan Timur kini memiliki akses layanan kesehatan jantung yang semakin lengkap dan modern. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meresmikan Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, Rabu, 24 Juni 2026.

Kehadiran gedung baru tersebut menjadi langkah penting dalam menjawab kebutuhan layanan penyakit jantung di Kalimantan Timur. Selain menghadirkan fasilitas medis modern, gedung ini diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih cepat, nyaman, dan berkualitas bagi pasien.

"Rumah sakit yang unggul tidak cukup memiliki gedung megah dan alat canggih. Tetapi juga harus didukung tata kelola yang baik, SDM yang kompeten, serta pelayanan yang ramah dan profesional. Itulah ikhtiar kami menjaga kesehatan jantung masyarakat Kalimantan Timur," kata Plt Direktur RSKD Balikpapan, Ahmad Jais, dalam keterangan pers dikutip, Kamis, 25 Juni 2026.
 


Ahmad Jais menjelaskan pembangunan Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower dilatarbelakangi tingginya kasus penyakit kardiovaskular di Kalimantan Timur. Dalam tiga tahun terakhir, RSKD Balikpapan menangani 2.238 kasus penyakit jantung dengan tingkat keberhasilan tindakan mencapai 99 persen.

Selain itu, rumah sakit tersebut juga telah melaksanakan 40 operasi bedah jantung terbuka atau Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) dengan tingkat keberhasilan mencapai 95 persen.

Untuk mendukung pelayanan yang lebih optimal, gedung baru ini dilengkapi berbagai fasilitas modern, termasuk ruang Catheterization Laboratory (Cath Lab) B-Plan pertama di Kalimantan yang akan memperkuat layanan diagnostik dan tindakan intervensi jantung.


Salah satu fasilitas Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan. (Dokumentasi/ Istimewa)


Peresmian gedung tersebut turut mendapat apresiasi dari Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud. Menurutnya pembangunan fasilitas kesehatan harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

"Kita tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga membangun kualitas SDM. Secanggih apa pun alat dan sebagus apa pun gedungnya, kalau pelayanannya tidak ramah, manfaatnya tidak akan maksimal. Senyum dan ketulusan tenaga kesehatan adalah obat yang paling mujarab," ungkap Rudy.

Rudy juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Kalimantan Timur, termasuk melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan.

Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower dilengkapi berbagai fasilitas modern seperti catheterization laboratory (cath lab), ruang operasi berstandar Modular Operating Theater (MOT), hingga teknologi Smart RSKD yang memungkinkan pemantauan kondisi pasien secara real-time mulai dari ambulans, instalasi gawat darurat, intensive cardiac care unit (ICCU), hingga ruang perawatan.


Peresmian Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan. (Dokumentasi/ Istimewa)


Dengan dukungan fasilitas tersebut, berbagai tindakan medis seperti pemasangan ring jantung, angiografi koroner, pemasangan temporary pacemaker, hingga operasi jantung terbuka kini dapat dilakukan di Balikpapan tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Kehadiran Awang Faroek Tower diharapkan menjadi warisan pelayanan kesehatan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kalimantan Timur, sekaligus melanjutkan semangat pengabdian dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Benua Etam.

Awang Faroek Tower, Gedung Jantung Terpadu, RSKD Balikpapan, Rudy Masud, layanan jantung Kalimantan Timur, kesehatan Kaltim.

(Silvana Febiari)