Penerbangan Terimbas Erupsi Anak Krakatau, Calon Penumpang Pilih Menunggu di Bandara Soetta

Para penumpang terdampak penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu, 6 September 2026. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir.

Penerbangan Terimbas Erupsi Anak Krakatau, Calon Penumpang Pilih Menunggu di Bandara Soetta

Hendrik Simorangkir • 6 September 2026 15:37

Tangerang: Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Bandara ditutup sementara sehingga sejumlah penumpang harus menunggu kepastian jadwal penerbangan mereka.

Penutupan dilakukan berdasarkan Notice to Airmen (Notam) Nomor A3341/26 terkait material erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah mencapai wilayah Bandara Soekarno-Hatta. Penutupan operasional berlangsung mulai pukul 01.30 hingga 13.30 WIB.

Kondisi tersebut terlihat di sejumlah area bandara. Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas kebersihan tampak membersihkan debu abu vulkanik yang menyebar di lantai luar area Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Sementara itu, sejumlah penumpang terlihat menunggu di dalam Terminal 3 sambil mencari informasi mengenai kepastian jadwal penerbangan mereka.

Salah seorang penumpang, Wulan Sari, mengaku telah tiba di bandara sekitar pukul 04.00 WIB untuk penerbangan yang dijadwalkan berangkat pukul 06.50 WIB. Namun, keberangkatannya tertunda akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Saya sebelumnya mau ke Singapura. Tapi dapat info dari pihak bandaranya kalau ternyata penerbangan hari ini cancel, karena ada eror sistem dari Jakarta kalau enggak salah. Jadi, untuk penerbangannya ini rencana mau reschedule hari berikutnya. Mungkin kalau emang bisa ada penerbangan secepatnya, tapi kemungkinannya hari ini cancel semua," kata Wulan, Minggu, 5 September 2026.


Para penumpang terdampak penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu, 6 September 2026. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir. 

Wulan kemudian memilih menjadwalkan ulang keberangkatannya dengan maskapai yang akan digunakan menuju Singapura. "Jadi saya reschedule saja. Cuman ada info buat bisa direfund juga, dari Pelita Air katanya refund-nya itu 100%," ujar Wulan.

Situasi serupa dialami penumpang lainnya, Hadrianto, yang berada di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Ia mengatakan hendak menuju Singapura untuk bekerja.

"Ke Singapura, jam penerbangannya pukul 05.30 WIB, cuma sampai di sini ada informasi pertama ada cancel penerbangan sampai pukul 09.30 WIB. Setelah ada informasi pertama itu, kita menunggu lagi, sudah ada mungkin beberapa menit lagi baru ada informasi kedua bahwasanya penerbangan untuk ke Singapura di cancel," jelas Hadrianto.

Hadrianto mengaku masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai jadwal keberangkatan pengganti.

"Nah, itu belum kita tahu pasti karena sementara ini masih mencari informasi yang valid. Belum tahu pastinya, apakah bisa di-reschedule penerbangannya bisa hari ini atau besok atau bagaimana, belum tahu pasti," kata Hadrianto.

Di tengah penutupan sementara tersebut, manajemen Bandara Soekarno-Hatta mengimbau pengguna jasa untuk memeriksa kembali jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara.

Informasi mengenai kondisi operasional dan penanganan penumpang juga dapat diperoleh melalui layanan bantuan. Untuk informasi kedaruratan dan bantuan lebih lanjut, pengguna jasa dapat menghubungi contact center InJourney Airports 172.


(Deny Irwanto)