Trump Sebut Penembakan Dua Anggota Garda Nasional sebagai Aksi Teror

Lokasi penembakan pasukan Garda Nasional di Washington, AS. Foto: The New York Times

Trump Sebut Penembakan Dua Anggota Garda Nasional sebagai Aksi Teror

Fajar Nugraha • 27 November 2025 19:06

Washington: Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Rabu, 26 November, mengecam penembakan terhadap dua anggota Garda Nasional di Washington, DC, dengan menyebut insiden tersebut sebagai aksi teror. 

"Serangan keji ini adalah tindakan jahat, kebencian, dan teror. Ini adalah kejahatan terhadap seluruh bangsa kita. Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan," ujar Trump dalam pesan video dari negara bagian Florida, seperti dikutip Anadolu, Kamis, 27 November 2025.

Pernyataan Trump muncul setelah dua anggota Garda Nasional ditembak dalam aksi teror di ibu kota dekat Gedung Putih dan dua korban dilaporkan masih dalam kondisi kritis. Trump mengatakan tersangka penembakan itu memasuki AS dari Afghanistan pada tahun 2021 dan bersumpah tersangkat harus membayar harga setinggi mungkin.

"Saya dapat melaporkan malam ini bahwa, berdasarkan informasi terbaik yang tersedia, Departemen Keamanan Dalam Negeri yakin bahwa tersangka yang ditahan adalah warga negara asing yang memasuki negara kita dari Afghanistan, sebuah neraka di bumi. Dia diterbangkan oleh pemerintahan Biden pada September 2021," ujarnya.

Sebelumnya, media AS, mengutip dari sumber penegak hukum, melaporkan, bahwa tersangka telah diidentifikasi sebagai Rahmanullah Lakanwal dan kini berada dalam tahanan. 

“Kita sekarang harus memeriksa kembali setiap orang asing yang telah memasuki negara kita dari Afghanistan di bawah (mantan Presiden Joe) Biden, dan kita harus mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk memastikan pemindahan setiap orang asing dari negara mana pun yang tidak seharusnya berada di sini atau memberikan manfaat bagi negara kita," tambah Trump.

Trump menambahkan, bahwa ia telah mengarahkan Pentagon untuk memobilisasi tambahan 500 tentara guna membantu melindungi Washington, DC. Ia mengatakan akan membuat Amerika aman dan membawa pelaku serangan ini ke pengadilan dengan cepat dan pasti.


(Kelvin Yurcel)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
Viral!, 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(Fajar Nugraha)