Delapan Pendaki Hilang akibat Badai Salju di Himalaya, Operasi Pencarian Terhambat

Delapan orang, termasuk lima pendaki asal Benggala Barat, hilang di pegunungan Himalaya di Uttarakhand, India. (Anadolu Agency)

Delapan Pendaki Hilang akibat Badai Salju di Himalaya, Operasi Pencarian Terhambat

Willy Haryono • 3 November 2026 19:07

Uttarakhand: Delapan orang, termasuk sejumlah pendaki, dilaporkan hilang di kawasan pegunugan Himalaya di negara bagian Uttarakhand, India utara, pada Selasa, 3 November 2026, Hujan salju dan jarak pandang yang buruk menghambat operasi pencarian mereka.

Tim penyelamat menemukan sebuah tenda yang tertimbun salju, bersama pakaian, sandal, dan persediaan makanan di dekat Kedartal, Distrik Uttarkashi. Demikian laporan harian berbahasa Hindi, Dainik Jagran.

Menurut laporan tersebut, pencarian telah dilakukan dalam radius sekitar 2 hingga 3 kilometer dari lokasi penemuan tenda. Namun, upaya itu belum berhasil menemukan orang-orang yang hilang.

Operasi kemudian dihentikan sementara setelah hujan salju yang terus berlangsung membuat jarak pandang nyaris nol.

Kantor berita Press Trust of India (PTI) melaporkan, tim penyelamat yang terdiri atas 10 orang telah diterbangkan menggunakan helikopter ke kawasan tersebut pada Senin.

Delapan orang yang hilang terdiri atas lima pendaki asal Benggala Barat, dua perempuan dari Uttar Pradesh, dan seorang pemandu lokal.

Mereka merupakan bagian dari rombongan pendakian yang berangkat dari Gangotri pada 27 Oktober dan dijadwalkan kembali pada 29 Oktober.

Sebelumnya, empat anggota rombongan, termasuk tiga porter dan seorang juru masak, berhasil diselamatkan pada Sabtu setelah longsoran salju menghalangi jalur pendakian.

Otoritas mengatakan sejumlah longsoran salju telah menerjang jalur tersebut sehingga menyulitkan pencarian melalui darat maupun operasi menggunakan helikopter.

Sementara itu, pemerintah setempat menutup jalur pendakian di ketinggian lebih dari 4.000 meter menyusul hujan salju lebat. Dainik Jagran melaporkan penutupan tersebut pada Selasa.

Operasi pencarian delapan orang yang hilang diperkirakan akan dilanjutkan setelah kondisi cuaca membaik.

Baca juga: Nepal Temukan Lima Jenazah Pendaki yang Hilang di Yalung Ri sejak November 2025

(Willy Haryono)