Houthi Klaim Serang Bandara dan Pangkalan Militer Arab Saudi dengan Rudal

Houthi klaim serang dua target di Arab Saudi. Foto: Anadolu

Houthi Klaim Serang Bandara dan Pangkalan Militer Arab Saudi dengan Rudal

Fajar Nugraha • 26 October 2026 07:17

Sanaa: Kelompok Houthi Yaman mengklaim telah melancarkan tiga operasi menggunakan puluhan rudal balistik yang menyasar bandara utama Arab Saudi di Riyadh dan dua pangkalan militer.

Klaim pada Minggu 25 Oktober 2026 ini muncul di saat bandara tersebut mulai melayani penerbangan kembali secara terbatas, setelah sempat ditutup selama dua minggu.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa

“Operasi pertama menargetkan Bandara Internasional King Khalid di ibu kota Arab Saudi, dan operasi tersebut mencapai tujuannya,” ujar Saree, seperti dikutip dari Anadolu, Senin 26 Oktober 2026.

“Operasi kedua, menyasar area parkir pesawat, gudang amunisi, pusat kendali pesawat nirawak (drone), dan fasilitas lainnya di Pangkalan Udara King Khalid di Khamis Mushait, Arab Saudi bagian selatan,” imbuh Saree.

Saree mengeklaim operasi ketiga menghantam pangkalan angkatan laut Penjaga Perbatasan di Jizan, Arab Saudi bagian barat daya, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka, namun ia tidak memberikan angka pasti jumlah korban maupun rincian lebih lanjut.

Ia memperingatkan maskapai penerbangan, pegawai bandara, dan penumpang untuk tidak menggunakan Bandara Internasional King Khalid karena dianggap "tidak aman," seraya menambahkan bahwa kelompoknya akan terus melancarkan serangan jauh ke dalam wilayah Arab Saudi.

Belum ada tanggapan langsung dari pihak berwenang Arab Saudi terkait klaim kelompok Houthi tersebut.

Pengumuman ini bertepatan dengan dimulainya kembali penerbangan secara terbatas di Bandara Internasional King Khalid pada hari Minggu, setelah operasional bandara sempat dihentikan selama sekitar dua minggu akibat serangan Houthi sebelumnya.

Lembaga penyiaran negara Arab Saudi, AlEkhbariya, melaporkan bahwa penerbangan domestik telah kembali beroperasi di Terminal 1, sementara Terminal 2 mulai melayani penerbangan internasional yang dioperasikan oleh maskapai nasional.

Pihak berwenang Arab Saudi belum mengumumkan pembukaan kembali operasional bandara secara penuh.

(Fajar Nugraha)