Gelombang Laut Capai 3 Meter, BMKG Bengkulu Imbau Nelayan Waspada

Aktivitas nelayan di Pantai Malabero Kota Bengkulu, Selasa (27/10/2026). ANTARA/Anggi Mayasari

Gelombang Laut Capai 3 Meter, BMKG Bengkulu Imbau Nelayan Waspada

Whisnu Mardiansyah • 27 October 2026 15:58

Bengkulu: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Pulau Baai Bengkulu mengingatkan nelayan dan masyarakat untuk memeriksa kondisi cuaca serta gelombang laut sebelum beraktivitas di perairan. Tinggi gelombang di perairan Bengkulu diperkirakan mencapai 2-3 meter sehingga perlu diwaspadai.

Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Pulau Baai Bengkulu, Anang Anwar, menjelaskan kondisi gelombang tersebut berkaitan dengan kecepatan angin yang masih cukup tinggi. Angin kering dari Australia disebut masih melintasi wilayah Indonesia dan memengaruhi kondisi perairan.

"Tinggi gelombang laut di perairan Bengkulu saat ini menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai para nelayan. Kondisi tersebut dipengaruhi kecepatan angin yang masih cukup kencang akibat angin kering dari Australia yang masih melintasi wilayah Indonesia," kata Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Pulau Baai Bengkulu Anang Anwar di Kota Bengkulu, seperti dilansir Antara, Selasa, 27 Oktober 2026.
 


Kecepatan angin di wilayah Bengkulu saat ini rata-rata berkisar 10-15 knot. Kondisi tersebut masih berpotensi meningkat hingga 20-25 knot.

Dengan kondisi angin dan gelombang tersebut, nelayan yang hendak menangkap ikan di perairan Bengkulu diminta tidak memaksakan diri melaut apabila situasi dinilai membahayakan keselamatan. Langkah ini menjadi salah satu upaya untuk menekan risiko kecelakaan laut akibat perubahan cuaca.


Ilustrasi mangrove. Foto: Pexels.


Nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di perairan juga diminta rutin memantau informasi cuaca dari BMKG, termasuk peringatan dini mengenai potensi angin kencang dan gelombang tinggi. Anang menjelaskan pemantauan cuaca secara berkala dapat menjadi bahan pertimbangan bagi nelayan untuk menentukan waktu yang aman sebelum beraktivitas di laut.

"BMKG terus mengingatkan keselamatan harus menjadi pertimbangan utama sebelum masyarakat melakukan aktivitas di wilayah perairan," kata dia.

(Whisnu M)