Pasukan Yaman mengklaim merebut puncak tertinggi di Distrik Jabal Habashi, Taiz, dari tangan Houthi. (Anadolu Agency)
Pasukan Yaman Klaim Rebut Puncak Gunung Strategis di Taiz dari Houthi
Muhammad Reyhansyah • 7 October 2026 13:12
Taiz: Pasukan pemerintah Yaman mengklaim telah berhasil merebut puncak gunung strategis di Provinsi Taiz setelah terlibat bentrokan dengan kelompok Houthi.
Dalam pernyataan melalui platform media sosial X, Selasa, 6 Oktober 2026, Nation’s Shield Forces mengatakan pasukannya berhasil menguasai puncak tertinggi di Distrik Jabal Habashi.
“Perebutan puncak tersebut merupakan bagian dari operasi militer yang masih berlangsung di Provinsi Taiz,” sebut pernyataan Nation’s Shield Forces, dikutip dari Anadolu.
Pasukan tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai operasi. Houthi juga belum memberikan komentar terkait klaim tersebut.
Sebelumnya, Nation’s Shield Forces melancarkan operasi militer berskala besar terhadap Houthi di Distrik Al-Wazi’iyah, Taiz. Operasi itu merupakan bagian dari Operasi “Dawn of Yemen."
Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman Rashad al-Alimi mengumumkan Operasi “Dawn of Yemen” pada Senin. Al-Alimi mengatakan operasi tersebut bertujuan merebut kembali ibu kota Sanaa serta memulihkan institusi negara dari kendali Houthi.
Pasukan pemerintah Yaman juga mengumumkan pada Senin bahwa mereka telah merebut kembali kota pelabuhan Mokha di Laut Merah dan kawasan strategis Bab el-Mandeb. Namun, Houthi membantah kehilangan kendali atas kedua wilayah tersebut.
Eskalasi terbaru menjadi salah satu rangkaian pertempuran paling signifikan di Yaman sejak gencatan senjata yang dimediasi PBB pada April 2022 membawa periode relatif tenang di negara tersebut.
Yaman telah dilanda konflik sejak Houthi merebut Sanaa dan sejumlah provinsi pada 2014. Setahun kemudian, koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Baca juga: Dua Rudal Houthi Sasar Bandara Internasional Aden di Yaman Selatan