Menko Polkam Tinjau Persiapan Penebaran Dry Ice Atasi Kabut Asap di Sumsel

Menko Polkam Dudung Abdurachman meninjau persiapan uji coba penebaran dry ice atau es karbon dioksida padat di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang, Palembang, Rabu (14/10/2026). ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri.

Menko Polkam Tinjau Persiapan Penebaran Dry Ice Atasi Kabut Asap di Sumsel

Anggi Tondi Martaon • 14 October 2026 21:55

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman meninjau persiapan uji coba penebaran es karbondioksida padat (dry ice) membantu mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel). Peninjauan dilakukan di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang, Palembang.

Dudung mengatakan uji coba tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara meminta seluruh pihak mencari solusi dalam menangani kabut asap yang menyelimuti Sumsel.

“Uji coba penebaran dry ice ini merupakan instruksi langsung presiden untuk membantu mengatasi kabut asap di Sumatra Selatan,” kata Dudung dikutip dari Antara, Rabu, 14 Oktober 2026.
 


Sebanyak 1,5 ton dry ice disiapkan untuk ditebar menggunakan pesawat Cessna di sekitar wilayah Palembang. Pemerintah berharap metode tersebut dapat membantu mengangkat asap sehingga kondisi udara dan jarak pandang masyarakat membaik.

Sebagian material dry ice juga disiapkan di Lampung. Sedangkan upaya penanganan karhutla melalui operasi modifikasi cuaca (OMC) tetap dilanjutkan.

Apabila uji coba di Sumsel menunjukkan hasil yang baik, metode serupa berpeluang diterapkan di daerah lain yang menghadapi persoalan kabut asap. Terutama Kalimantan Tengah.


Jembatan Ampera diselimuti kabut asap. (Metro TV/ Rahmad Addek)

"Kita akan melihat hasilnya terlebih dahulu, dan apabila efektif, metode ini berpeluang diterapkan di daerah lain," ujar Dudung.

Pihaknya berharap upaya tersebut dapat meningkatkan jarak pandang di Palembang yang saat ini berada di kisaran 1.000 meter menjadi sekitar 5.000 meter.

Penebaran dry ice menjadi salah satu langkah tambahan dalam penanganan kabut asap di Sumsel, di samping pemadaman karhutla, operasi modifikasi cuaca, serta upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

(Anggi Tondi)