Ilustrasi MSCI. Foto: scmp.com
11 Negara Masuk Kategori Standalone Market MSCI, Ini Daftarnya
Husen Miftahudin • 17 October 2026 11:39
Jakarta: Sebanyak 11 negara masuk dalam kategori Standalone Market berdasarkan klasifikasi pasar saham yang digunakan penyedia indeks global MSCI. Kategori ini merupakan salah satu pengelompokan pasar saham dunia di luar Developed Market, Emerging Market, dan Frontier Market.
Dilansir dari laman resmi MSCI dalam laporan 2026 Global Market Accessibility Review, negara-negara yang masuk kategori Standalone Market tersebar di sejumlah kawasan dunia. Berikut daftarnya:
- Argentina
- Bosnia dan Herzegovina
- Jamaika
- Lebanon
- Malta
- Nigeria
- Palestina
- Panama
- Trinidad dan Tobago
- Ukraina
- Zimbabwe
Mengenal Standalone Market
Standalone Market merupakan kategori pasar saham dalam sistem klasifikasi MSCI. Klasifikasi ini digunakan sebagai acuan dalam penyusunan indeks pasar saham yang menjadi referensi investor global untuk membandingkan pasar dan menyusun portofolio investasi.
Dalam menentukan klasifikasi pasar, MSCI mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk perkembangan ekonomi, ukuran dan likuiditas pasar saham, serta aksesibilitas bagi investor internasional.
Status Standalone Market tidak selalu menunjukkan kondisi yang sama pada setiap negara. Kategori tersebut dapat mencakup pasar yang belum memenuhi persyaratan untuk masuk kategori lain maupun pasar yang mengalami kendala signifikan dalam aspek aksesibilitas, ukuran, atau likuiditas.
(Iustrasi. Foto: Sketsa ChatGPT)
Klasifikasi pasar saham bisa berubah
MSCI meninjau klasifikasi pasar secara berkala untuk menyesuaikan pengelompokan dengan kondisi pasar saham. Perubahan status dapat terjadi seiring perkembangan likuiditas, ukuran pasar, dan aksesibilitas bagi investor internasional. Salah satu contohnya adalah Bulgaria, yang dipindahkan dari Standalone Market menjadi Frontier Market pada 2026.
Sementara itu, pada 15 Oktober 2026, MSCI mengumumkan konsultasi atas usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Usulan tersebut belum menjadi keputusan final. MSCI menjadwalkan pengumuman keputusan paling lambat pada 30 Juni 2027. (Tiaranissa Juliansyah)