Dua Korban Ledakan Pasar Cimanggis Alami Luka Bakar hingga 82 Persen

Petugas dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lokasi ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten pada Kamis (15/10/2026). ANTARA/Muhammad Iqbal

Dua Korban Ledakan Pasar Cimanggis Alami Luka Bakar hingga 82 Persen

Whisnu Mardiansyah • 15 October 2026 16:10

Jakarta: Dua korban ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), mengalami luka bakar berat dengan tingkat keparahan mencapai 58 hingga 82 persen. Keduanya dirujuk ke rumah sakit lain untuk memperoleh penanganan medis lanjutan.

Humas Rumah Sakit Umum (RSU) Pamulang, Lasdo, mengatakan kedua korban tersebut bernama Andre Ahmad dan Andri Rahmanto. Kondisi luka yang dialami keduanya membutuhkan penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan tindakan oleh dokter spesialis bedah plastik.

"Keduanya harus dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan karena tingkat keparahan luka yang dialami," katanya, seperti dilansir Antara, Kamis, 15 Oktober 2026.

Sementara itu, korban lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Salah satunya, Maman, menjalani operasi akibat luka pada tangan kanan yang disertai robekan serta cedera pada arteri dan tendon.

Lasdo menjelaskan, cedera yang dialami Maman masih dapat ditangani di RSU Pamulang. Setelah menjalani operasi, pasien tersebut kini menunggu tahapan perawatan selanjutnya.

"Luka sobek dengan ruptur arteri dan tendon bisa kita tangani di sini," ucapnya.

Para korban mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Tangerang Selatan, RS Sari Asih, dan RS Fatmawati.

"Para korban mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Tangerang Selatan, RS Sari Asih, dan RS Fatmawati," papar dia.

Ledakan tersebut terjadi di kawasan pertokoan Pasar Cimanggis, Ciputat, pada Rabu malam, 14 Oktober 2026. Berdasarkan data yang disampaikan polisi hingga Kamis, 15 Oktober 2026, insiden itu mengakibatkan 13 orang menjadi korban. Sebanyak 11 orang mengalami luka-luka, sedangkan dua lainnya meninggal dunia.
 


Polisi Amankan 18 CCTV

Dalam penyelidikan kasus tersebut, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengamankan 18 kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) dari lokasi ledakan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Imron Ermawan, mengatakan pengamanan kamera pengawas dilakukan untuk membantu penyidik menelusuri peristiwa yang terjadi pada Rabu malam tersebut.

"Pengamanan CCTV dilakukan saat olah tempat kejadian perkara (TKP) kedua pada Kamis (15 Oktober)," ujarnya.

Menurut Imron, kamera pengawas yang diamankan berasal dari beberapa lokasi dan sudut pengambilan gambar, termasuk yang berada di dalam bangunan terdampak ledakan.


Ledakan keras terjadi di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). (Metrotvnews.com/Hendrik S)
 

Rekaman tersebut akan diperiksa untuk mengetahui situasi di lokasi sebelum ledakan terjadi. Pemeriksaan juga menjadi bagian dari penyelidikan guna mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa itu.

"Akan kita buka untuk mengetahui isi dari tempat terjadinya ledakan itu. Apakah sesuatu hal yang disengaja atau tidak disengaja," ujarnya.

Hingga Kamis, 15 Oktober 2026, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti ledakan di kawasan pertokoan Pasar Cimanggis. Penyelidikan masih berlangsung dengan memeriksa sejumlah bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Kepala Bidang Balistik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Bareskrim Polri, AKBP Jakaria Sembiring, mengatakan tim menemukan sejumlah komponen saat melakukan olah tempat kejadian perkara. Barang-barang tersebut meliputi tabung gas etilen berkapasitas 50 kilogram, potongan selang penyalur gas, dan sebuah dinamo.

"Kami menemukan ada sebuah tabung, tabung gas isi 50 kg. Itu tabung gas etilen," ujarnya.

Jakaria mengatakan timnya masih akan memeriksa instalasi listrik dan kondisi dinamo untuk mengetahui kemungkinan adanya kerusakan yang dapat menimbulkan percikan api.

Temuan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, polisi belum menetapkan penyebab pasti ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan.

(Whisnu M)