Baterai kendaraan listrik. Foto: Unsplash.
Korsel Siapkan Pembiayaan USD29 Miliar untuk Industri Baterai
Arif Wicaksono • 13 December 2023 14:52
Seoul: Korea Selatan akan menyediakan pembiayaan sebesar USD29 miliar untuk memperkuat industri baterainya selama lima tahun ke depan, karena persaingan global untuk mengamankan rantai pasokan baterai masih ketat.
Perusahaan baterai Korea Selatan seperti LG Energy Solution, Samsung SDI dan SK On, sebuah unit dari SK Innovation, menguasai 49 persen pangsa pasar baterai global, tidak termasuk Tiongkok pada 2022.
"Namun ketergantungan mereka pada negara-negara asing untuk bahan-bahan utama membuat diversifikasi menjadi penting," jelas Pemerintah Korsel, dilansir Channel News Asia, Rabu, 13 Desember 2023.
Korsel merencanakan insentif pajak dan dukungan pinjaman bagi perusahaan Korea Selatan yang berinvestasi di luar negeri guna mengamankan hak penambangan mineral dan bahan baterai lainnya, serta memperkuat dukungan keuangan bagi perusahaan yang memurnikan dan menggunakan kembali mineral.
Dukungan keuangan
Pemerintah Korsel juga berencana untuk meningkatkan dukungan keuangan seperti pinjaman, jaminan dan asuransi dari lembaga-lembaga seperti Bank Ekspor-Impor Korea kepada perusahaan-perusahaan industri baterai, termasuk mereka yang berinvestasi di Amerika Utara untuk memenuhi persyaratan tunjangan pajak berdasarkan Undang-Undang Pengurangan Inflasi AS ( IRA).Perusahaan-perusahaan baterai Korea Selatan telah menurunkan prospek penjualan mereka pada 2024 karena penjualan kendaraan listrik melambat, sebagian karena lonjakan biaya pembiayaan mobil bagi konsumen.
"Namun, langkah-langkah yang diumumkan tersebut bertujuan untuk memperkuat daya saing industri baterai sekunder di negara tersebut ke tingkat tertinggi di dunia dalam jangka panjang," kata pernyataan itu.