Wall Street Melonjak Jelang Keputusan The Fed

Ilustrasi Wall Street. Foto: AP

Wall Street Melonjak Jelang Keputusan The Fed

Husen Miftahudin • 1 November 2023 08:53

New York: Indeks pasar saham Amerika Serikat (AS), Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) menjelang keputusan Federal Reserve. Kenaikan ini menyusul melemahnya ekuitas yang membuat pasar 'sangat oversold'.

Dikutip dari AFP, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 0,4 persen pada 33.052,87. Sementara indeks S&P 500 naik 0,7 persen menjadi 4.193,80. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq yang kaya akan teknologi naik 0,5 persen menjadi 12.851,24.

Investor optimistis imbal hasil Treasury AS telah stabil, sementara harga minyak dan dolar AS juga tidak terus melonjak. Analis memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga stabil pada Rabu.

Kepercayaan konsumen AS turun untuk bulan ketiga berturut-turut pada Oktober 2023, lantaran masyarakat Amerika khawatir terhadap kenaikan biaya dan kenaikan suku bunga.

Survei tersebut juga menunjukkan meningkatnya kekhawatiran atas perang dan kekacauan di Timur Tengah, menurut Conference Board.

Baca juga: Wall Street Menguat, Dow Jones Naik Paling Tajam
 

Caterpillar anjlok lebih dari 6%


Di antara perusahaan-perusahaan individual, Caterpillar merosot lebih dari enam persen meskipun melaporkan keuntungan yang lebih baik dari perkiraan. Ini imbas kekuatan di Amerika Utara dan Timur Tengah.

Namun, analis di Briefing.com mengatakan hasil Caterpillar tidak sekuat pada kuartal sebelumnya, sebuah tren yang 'mengganggu' dalam periode hambatan yang mengganggu dan meningkatnya ketidakpastian jangka pendek.

Di sisi lain, JetBlue anjlok 10,5 persen karena melaporkan kerugian kuartalan dan memproyeksikan kerugian lain yang disesuaikan pada kuartal keempat. Maskapai penerbangan tersebut menunjuk pada lalu lintas yang lemah selama periode di luar jam sibuk.

Sementara Pfizer bersikap datar karena melaporkan kerugian sebesar USD2,4 miliar pada kuartal ketiga yang merupakan indikasi terbaru dari dampak penjualan produk terkait covid-19 yang jauh lebih lemah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)