BPH Migas Pastikan Antrean BBM di Sumatra Terurai dalam 1-2 Hari

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas (tengah) dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Dok. Tangkapan layar

BPH Migas Pastikan Antrean BBM di Sumatra Terurai dalam 1-2 Hari

Achmad Zulfikar Fazli • 16 July 2026 17:36

Jakarta: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Pertamina Patra Niaga terus berupaya untuk mengatasi antrean kendaraan akibat kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumatra. Permasalahan ini dipastikan bakal selesai dalam beberapa hari ke depan.

"Antrean yang terjadi saat ini kita berjuang keras untuk menormalisasi, paling lama 1-2 hari ke depan semua akan terurai dan lancar kembali," ujar Kepala BPH Migas Wahyudi Anas dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Wahyudi mengatakan permasalahan ini muncul karena adanya panic buying dari masyarakat. Dia menekankan BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga akan berjuang keras untuk menyalurkan dan menyediakan BBM ke seluruh SPBU.


Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman. Dok. Tangkapan Layar

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman mengungkapkan strategi perusahaan untuk mengatasi antrean BBM di wilayah Sumatra. Di antaranya dengan menambah armada darat, driver atau Automated Manual Transmissio (AMT), hingga menambah jam operasional SPBU.

"Mudah-mudahan itu bisa mengurai dalam waktu lebih cepat," ujar Taufik.

Dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan stok BBM subsidi. Dia memastikan stok BBM subsidi secara nasional masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Ingin saya sampaikan juga bahwa mohon masyarakat tidak terlalu khawatir, secara nasional stok BBM dan LPG kami senantiasa kita siapkan lebih dari cukup dan ini akan kita uraikan untuk distribusinya lebih cepat ke SPBU-SPBU dan ritel," ujar Taufik.

(Achmad Zulfikar Fazli)