Ilustrasi: Zechen Li/Pexels
20 Wilayah Masuk Musim Kemarau Bulan Juni 2026 Menurut BMKG, Cek Daftarnya
Riza Aslam Khaeron • 5 June 2026 18:43
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pada bulan Maret bahwa fenomena La Niña lemah yang telah berlangsung sejak Oktober 2025 resmi berakhir pada Februari 2026. Berdasarkan analisis BMKG, awal musim kemarau 2026 di tanah air tidak akan terjadi secara serentak.
BMKG menyebut, pergerakan musim kemarau 2026 ini terjadi secara bertahap. Berawal dari wilayah Nusa Tenggara, lalu bergerak meluas ke berbagai wilayah Indonesia lainnya.
Sebanyak 114 Zona Musim (ZOM) atau 16,3 persen wilayah diproyeksikan mulai memasuki musim kemarau pada April 2026. Selanjutnya, sebanyak 184 ZOM atau 26,3 persen akan menyusul pada Mei 2026, sedangkan pada Juni 2026, giliran 163 ZOM atau 23,3 persen wilayah yang diprediksi mulai mengalami musim kemarau.
Lantas, wilayah mana saja yang diprediksi akan mulai memasuki musim kemarau pada bulan ini? Berikut daftar lengkapnya.
Daftar Wilayah yang Masuk Musim Kemarau Juni 2026
.jpg)
Ilustrasi: Kevin Yung/Pexels
Terdapat 20 wilayah yang akan memasuki musim kemarau pada Juni 2026. Berikut adalah daftarnya berdasarkan prakiraan yang dirilis oleh BMKG:
- Sebagian besar Aceh
- Sebagian Sumatra Utara
- Sumatra Barat
- Riau
- Sebagian Jambi
- Sebagian Bengkulu
- Kepulauan Bangka Belitung
- Sebagian Sumatra Selatan
- Sebagian kecil Lampung
- Sebagian kecil Jawa
- Sebagian besar Kalimantan
- Sebagian Sulawesi Utara
- Gorontalo bagian utara
- Sebagian Sulawesi Barat
- Sebagian Sulawesi Tengah
- Sebagian kecil Sulawesi Selatan
- Sebagian Sulawesi Tenggara
- Sebagian Maluku
- Sebagian Papua Barat
- Papua bagian timur
Curah hujan rendah ini berpeluang tinggi terjadi di pesisir utara Jawa Barat, Jawa Tengah bagian timur, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Madura, Bali, NTB, NTT, pesisir barat Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan.
| Baca Juga: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Hingga 8 Juni, Cek Daftarnya |
Wilayah yang Sudah Mengalami Musim Kemarau
Selain 20 wilayah tersebut, terdapat wilayah yang sudah mengalami musim kemarau. Berdasarkan analisis perkembangan musim kemarau Dasarian III Mei 2026, wilayah tersebut meliputi:- Sebagian kecil Aceh
- Sebagian kecil Sumatera Utara
- Sebagian kecil Riau
- Sebagian kecil Kepulauan Riau
- Banten bagian utara
- Sebagian Jakarta
- Jawa Barat bagian utara
- Sebagian Jawa Tengah
- Sebagian Jawa Timur
- Sebagian Bali
- Sebagian besar Nusa Tenggara Barat
- Sebagian besar Nusa Tenggara Timur
- Sebagian Gorontalo
- Sebagian Sulawesi Tengah
- Sebagian kecil Sulawesi Barat
- Sebagian kecil Sulawesi Selatan
- Sebagian Sulawesi Tenggara
- Sebagian Maluku
- Sebagian kecil Papua Selatan
Puncak Musim Kemarau Mayoritas Terjadi Agustus 2026
Menurut proyeksi BMKG, mayoritas wilayah Indonesia akan mengalami puncak musim kemarau pada Agustus 2026. Jumlah wilayah yang terdampak pada bulan tersebut mencapai 429 ZOM atau 61,4 persen.Di sisi lain, puncak kemarau pada Juli 2026 diprediksi hanya terjadi di 88 ZOM atau 12,6 persen. Sementara 100 ZOM atau 14,3 persen wilayah lainnya yang baru akan mencapai puncak kemarau pada September 2026.
Wilayah yang diprediksi akan mengalami puncak musim kemarau pada Agustus 2026 meliputi Sumatra bagian tengah dan selatan, Jawa bagian tengah hingga timur, Bali, NTB, sebagian NTT, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, sebagian Maluku, Maluku Utara, dan sebagian Pulau Papua.