Banjir akibat air laut pasang (rob) merendam jalur Pantura Semarang-Demak hingga mengganggu aktivitas dan transportasi. (MI/AS)
Rob Ancam Pantura Jateng hingga Siang Hari, Ini Wilayah Terdampak
Media Indonesia • 3 June 2026 09:31
Semarang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut perairan utara (pantura) Jawa Tengah masih berpotensi terjadi peningkatan air laut pasang (rob). Masyarakat di sepanjang pantai utara diminta waspada banjir.
"Waspada terhadap gelombang tinggi dan rob di perairan utara yang berlangsung pukul 09.00-14.00 WIB," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Wahyu Sri Mulyani, Rabu, 3 Juni 2026.

Selain gelombang tinggi, Air laut pasang (rob) membanjiri kawasan pesisir Wonokerto, Kabupaten Pekalongan Sabtu (23/5). (MI/AS)
Dia melanjutkan, ketinggian gelombang di Pantura berkisar 0,5-1,25 meter dan masih cukup aman untuk kegiatan pelayaran. Namun rob meningkat hingga ketinggian maksimum satu meter, sehingga bisa berdampak banjir di sejumlah daerah Pantura seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati.
"Air laut pasang mengakibatkan banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah akan mengganggu aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam," jelas dia.
Enam Daerah di Jateng Berpotensi Hujan
Sementara itu, prakiraan cuaca di Jawa Tengah pada pagi hingga siang cuaca cerah berawan, namun sore hingga awal malam hujan ringan-sedang masih berpeluang mengguyur enam daerah di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian tengah. Cuaca cerah berawan dan berawan diprakirakan berlangsung di sebagian besar daerah.Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Agus Triyono mengatakan meskipun tidak sampai terjadi ekstrem, namun hujan ringan-sedang hari ini, Rabu, 3 Juni 2026, kembali berpeluang mengguyur enam daerah di Jawa Tengah bagian tengah seperti Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Temanggung, dan Magelang.
"Sebagia besar daerah di Jawa Tengah cerah berawan sepanjang hari dari pagi hingga awal malam, namun bagi warga berada di lereng perbukitan dan daerah aliran sungai tetap diminta waspada," ujar Agus . Angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 3-27 kilometer per jam. Agus mengungkap suhu udara berkisar berkisar 18-34 derajat celsius dan kelembaban udara berkisar 50-95 persen.
"Suhu terasa lebih panas di dataran rendah," jelas dia. (MI/AS)