Kim Jong-un Minta Korea Utara Bangun Dua Kapal Perang Besar Setiap Tahun

Kim Jong-Un berada di salah satu kapal milik Korea Utara. (KCNA)

Kim Jong-un Minta Korea Utara Bangun Dua Kapal Perang Besar Setiap Tahun

Willy Haryono • 24 June 2026 12:18

Pyongyang: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menetapkan target ambisius bagi modernisasi angkatan laut negaranya dengan menyerukan pembangunan dua kapal perang berukuran setara kapal perusak Choe Hyon setiap tahun selama lima tahun ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kim saat menghadiri upacara penugasan resmi kapal perusak multiguna Choe Hyon di Pelabuhan Nampho, Korea Utara, sebagaimana dilaporkan media pemerintah Korean Central News Agency (KCNA) pada Selasa, 23 Juni 2026.

Menurut KCNA dan dikutip TRT World, Rabu, 24 Juni 2026, kapal perang berbobot 5.000 ton tersebut telah menyelesaikan serangkaian uji operasional militer selama 14 bulan terakhir sebelum resmi dioperasikan.

Kim mengatakan Korea Utara berencana membangun dua kapal perang berukuran serupa setiap tahun dalam lima tahun mendatang.

Selain itu, Pyongyang juga berencana segera menempatkan kapal perusak lain bernama Kang Kon yang memiliki bobot sekitar 5.000 ton.

Kapal tersebut sebelumnya mengalami insiden saat peluncuran tahun lalu setelah sebagian lambungnya terbalik, namun kini telah diperbaiki dan dipersiapkan untuk bertugas.

Tidak hanya itu, Korea Utara juga disebut tengah mengembangkan kapal perang strategis dengan bobot mencapai 10.000 ton sebagai bagian dari perluasan kekuatan maritimnya.

Modernisasi Angkatan Laut

Dalam pidatonya, Kim mengakui bahwa selama ini angkatan laut merupakan cabang militer yang paling lemah dibandingkan komponen militer Korea Utara lainnya.

Namun, menurutnya, kondisi tersebut akan berubah secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

"Kapabilitas angkatan laut kami akan menjadi sesuatu yang luar biasa, melampaui imajinasi," kata Kim seperti dikutip KCNA.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan pangkalan angkatan laut modern kini menjadi kebutuhan yang mendesak dan penting bagi strategi pertahanan negara.

Kim mengungkapkan bahwa Komite Sentral Partai Buruh Korea telah membahas rencana pembangunan sejumlah pangkalan angkatan laut baru dalam pertemuan yang digelar pada Senin.

Kim turut menyinggung program pengembangan kemampuan nuklir angkatan laut Korea Utara. Menurutnya, proses nuklirisasi armada laut terus berjalan dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan pencegahan strategis negara tersebut.

Ia menyatakan perubahan paling penting bagi angkatan laut bukan hanya pada jumlah kapal, tetapi juga pada status, peran, dan cakupan operasinya di masa depan.

Baca juga:  Kim Jong-un Bertekad Perkuat Pertahanan Senjata Nuklir Korea Utara

(Willy Haryono)