Kehadiran Holding Ultra Mikro Beri Dampak Nyata ke Nasabah

Nasabah Mekaar. Foto: Istimewa

Kehadiran Holding Ultra Mikro Beri Dampak Nyata ke Nasabah

M Sholahadhin Azhar • 25 June 2026 21:05

Jakarta: Kehadiran Holding Ultra Mikro (Umi) disebut memberi dampak nyata terhadap nasabah. Holding ini menggabungkan BRI, Pegadaian, dan PNM untuk memperkuat akses pembiayaan bagi masyarakat.

“Integrasi ini membuat layanan menjadi lebih mudah diakses dan lebih lengkap, sehingga nasabah tidak hanya mendapatkan pembiayaan, tetapi juga pendampingan dan peluang untuk berkembang," kata Direktur Keuangan PNM, Sahat Pangaribuan, dalam keterangan tertulis, Kamis, 25 Juni 2026.

Melalui kolaborasi ini, PNM semakin mempertegas perannya dalam memberdayakan perempuan prasejahtera lewat program PNM Mekaar. Tidak hanya menjangkau lebih banyak nasabah, tetapi memberikan pendampingan yang lebih terintegrasi.

"Kami melihat nasabah semakin siap naik kelas, lebih mandiri secara finansial, dan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan usahanya ke tahap berikutnya,” ujar Sahat.
 


Dalam lima tahun terakhir melalui ekosistem yang terintegrasi, nasabah merasakan proses pengajuan pembiayaan yang lebih sederhana. Termasuk, akses layanan keuangan yang semakin luas melalui berbagai channel, hingga pilihan produk yang lebih lengkap sesuai kebutuhan usaha.

Tidak hanya itu, dukungan pendampingan usaha menjadi lebih terstruktur. Sehingga, nasabah tidak berjalan sendiri, tetapi ditemani dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Dampak positif ini juga terlihat dari meningkatnya kesiapan nasabah untuk naik kelas. Melalui berbagai program pemberdayaan, nasabah didorong untuk memiliki kebiasaan menabung, mendapatkan literasi keuangan, hingga akses ke produk non-pinjaman seperti tabungan emas dan asuransi mikro. 


Nasabah Mekaar. Foto: Istimewa

Selain itu, akses ke marketplace dan penguatan kapasitas usaha membantu nasabah mengembangkan bisnisnya secara lebih berkelanjutan. Seiring dengan meningkatnya kemampuan usaha dan kedisiplinan keuangan, nasabah yang telah siap juga mendapatkan peluang untuk mengakses pembiayaan yang lebih besar, sehingga perjalanan usaha mereka dapat terus berkembang.

Secara angka, sejak awal integrasi hingga saat ini, jumlah nasabah Mekaar yang naik kelas meningkat signifikan dari 329.532 pada 2022 menjadi 2.579.407 pada 2025, mencerminkan penguatan kapasitas usaha dan kemampuan finansial nasabah. Sementara itu, jumlah nasabah yang menjadi Agen BRILink juga bertumbuh dari 69.016 pada 2022 menjadi 186.477 pada 2025, seiring fokus pada kualitas dan keaktifan transaksi. 

Secara keseluruhan, Holding Ultra Mikro tidak hanya memperluas akses. Tetapi, mendorong nasabah untuk tumbuh lebih mandiri dan berperan aktif dalam ekosistem keuangan yang lebih inklusif.

(M Sholahadhin Azhar)