PEP Bor Sumur Migas Baru di Musi Banyuasin, Potensi Produksi Capai 1.857 Barel/Hari

Ilustrasi. Foto: dok Pertamina.

PEP Bor Sumur Migas Baru di Musi Banyuasin, Potensi Produksi Capai 1.857 Barel/Hari

Richard Alkhalik • 26 May 2026 11:21

Jakarta: PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 berhasil mengembangkan Sumur MJ-169 di Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan. Ini menjadi jalan terbukanya kompartemen cadangan migas baru atau new pool compartment di Blok Utara-Timur Laut Mangunjaya.

New pool compartment merupakan area akumulasi hidrokarbon baru yang terisolasi secara geologis. Area ini berlokasi di lapangan yang telah berproduksi, namun terpisahkan oleh patahan penyekat (fault sealing) dari blok eksisting yang sudah lebih dulu aktif, yaitu Blok Central Mangunjaya.

General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto mengatakan pengembangan di Blok Utara-Timur Laut Mangunjaya ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mencari cadangan migas baru untuk menopang ketahanan energi nasional.

"Keberhasilan pengembangan Sumur MJ-169 berpotensi membuka pengembangan baru di kompartemen Utara-Timur Laut Mangunjaya. Ke depan, perusahaan akan terus melakukan pengembangan secara terukur dan berkelanjutan untuk memaksimalkan volume produksi," kata Djudjuwanto, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 26 Mei 2026.
 

Baca juga: Penerapan B50 Bisa 'Sunat' Ketergantungan Impor Energi, Ini Penjelasannya


(Ilustrasi produksi minyak Pertamina EP. Foto: dok Istimewa)
 

Potensi produksi tembus 1.857 barel/hari


Pengembangan Sumur MJ-169 diusulkan menggunakan data 3D Seismik MANJA yang diakuisisi tahun 2024. Eksplorasi diarahkan untuk target reservoir batupasir lapisan PLB-G dengan pendekatan konsep stratigraphy play.

Berdasarkan uji alir awal (initial flow test) yang dilakukan 19 Mei 2026, sumur yang mulai ditajak sejak 3 Mei 2026 ini menunjukkan potensi produksi mencapai 1.857 barel minyak per hari (BOPD). Angka ini diyakini akan memberikan kontribusi terhadap target produksi harian Pertamina EP Ramba Field 2026 yang dipatok sebesar 4.453 BOPD.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) Bambang Dwi Djanuarto mengapresiasi kerja cerdas tim PEP Zona 4 dalam memberikan peranan luar biasa bagi peningkatan lifting migas, khususnya di wilayah Sumbagsel.

"Blok Utara-Timur Laut Mangunjaya ini merupakan new pool compartment yang dipisahkan dengan fault sealing dengan area compartment MJ existing," ungkap Bambang.

Bambang menjabarkan potensi reservoir pada lapisan PLB-G Sumur MJ-169 saat ini masih berada dalam kondisi pressure virgin, dengan ekuivalen Specific Gravity (SG) di level 0,985. Potensi tersebut yang menjadi kunci terbukanya pengembangan baru di kompartemen Utara-Timur Laut.

(Husen Miftahudin)