Suasana di Stasiun Bekasi Timur pascakecelakaan KRL Commuter Line vs KA Argo Bromo. Metrotvnews.com/Antonio
74 Korban Luka Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Dievakuasi ke 3 RS
Antonio • 28 April 2026 06:50
Bekasi: Jumlah korban luka akibat tabrakan kereta antara Commuter Line dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur bertambah. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan bahwa jumlah korban yang dievakuasi ke rumah sakit telah mencapai sebanyak 74 orang.
"Posisi terakhir 59 (korban luka) dirawat di RSUD, 12 RS Primaya, dan 3 di RS Bela," kata Tri, Selasa dini hari, 28 April 2026.
Tri menambahkan, sebanyak empat korban meninggal dunia telah dievakuasi ke dua rumah sakit yang berbeda. "Di RSUD tiga (korban tewas) dan RS Bela satu (jenazah)," ujar Tri, Selasa, 28 April 2026.
Vice President Corporate Communications KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa seluruh korban penumpang Argo Bromo Anggrek dinyatakan selamat. Sementara itu, korban luka-luka dalam peristiwa tersebut merupakan penumpang CommuterLine.
Pihaknya saat ini berfokus untuk melakukan evakuasi seluruh korban dalam insiden tabrakan dua kereta di Stasiun Bekasi Timur tersebut. "Kami mengucapkan duka cita yang mendalam dan kami mohon maaf sekali atas kejadian pada hari ini," katanya, Selasa, 28 April 2026.
Diketahui, kecelakaan kereta di Bekasi Timur ini mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia dan puluhan orang dibawa ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, masih terdapat korban yang terjepit di gerbong kereta yang tengah dievakuasi.

Kecelakaan KRL Commuter Line vs KA Argo Bromo. Istimewa