Presiden Prabowo Subianto. Foto- Dok. BPMI Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Dorong Himbara Jadi Perbankan Patriotik
Achmad Zulfikar Fazli • 23 June 2026 00:00
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mendorong himpunan bank milik negara (Himbara) menjadi perbankan patriotik yang berperan memperluas akses pembiayaan UMKM serta mendukung pemerataan ekonomi tanpa mengabaikan prinsip bisnis yang sehat. Sebab, sektor perbankan berperan strategis sebagai penggerak ekonomi yang manfaatnya harus dirasakan masyarakat luas, terutama UMKM, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
"Presiden menekankan paradigma baru mengenai peran Himbara di masa depan. Presiden menginginkan Himbara menjadi apa yang disebut sebagai perbankan patriotik," ujar Kepala Bakom Muhammad Qodari dalam keterangan tertulis, dilansir dari Antara, Senin, 22 Juni 2026.
Qodari menjelaskan konsep perbankan patriotik yang dimaksud Presiden Prabowo adalah bank milik negara tidak semata-mata diukur dari besarnya laba yang diperoleh, melainkan juga kontribusinya dalam menciptakan pemerataan ekonomi dan membuka kesempatan usaha lebih luas bagi masyarakat. Oleh karena itu, Presiden Prabowo memerintahkan Himbara lebih aktif menjangkau pelaku UMKM dan memperluas penyaluran pembiayaan kepada sektor produktif.
"Akses pembiayaan harus semakin terbuka, lebih mudah dijangkau, dan diberikan secara adil kepada seluruh lapisan masyarakat yang memiliki potensi untuk berkembang," jelas Qodari.
%20Muhammad%20Qodari%20memberikan%20keterangan%20media%20di%20Jakarta%2C%20Senin%20(22_6_2026)_%20ANTARA_HO-Bakom.jpeg)
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari memberikan keterangan media di Jakarta, Senin (22/6/2026). ANTARA/HO-Bakom
Baca Juga:
Prabowo Instruksikan Bank Himbara Turunkan Suku Bunga untuk UMKM |
Presiden Prabowo juga mendorong Himbara tidak hanya menunggu calon debitur datang ke kantor cabang. Himbara harus lebih proaktif turun langsung menemui pelaku usaha untuk memahami kebutuhan mereka.
Presiden menginginkan bank-bank BUMN hadir di tengah masyarakat dan membantu membuka akses pembiayaan agar usaha produktif dapat tumbuh lebih cepat. Namun, Presiden Prabowo menegaskan perluasan fungsi sosial dan ekonomi Himbara tidak boleh mengorbankan kesehatan industri perbankan.
Pemerintah memastikan bank-bank pelat merah tetap dikelola profesional dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.
"Mandat untuk memperkuat peran sosial dan ekonomi Himbara akan tetap dijalankan dengan profesionalisme yang tinggi serta tata kelola yang baik. Bank-bank Himbara akan tetap dikelola secara sehat, hati-hati, dan bertanggung jawab," kata Qodari.
Qodari menyampaikan Presiden Prabowo juga berharap kekuatan ekonomi yang dimiliki negara dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pemerataan kesejahteraan hingga mendorong pertumbuhan ekonomi lebih inklusif dan berkelanjutan.