Istri Petugas Haji Asal Malang Wafat saat Suami Masih Bertugas di Tanah Suci

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mendatangi rumah duka almarhumah Diana Maf'ulla di Kota Malang, Jumat, 12 Juni 2026. Dokumentasi/ Kemenhaj.

Istri Petugas Haji Asal Malang Wafat saat Suami Masih Bertugas di Tanah Suci

Daviq Umar Al Faruq • 13 June 2026 16:11

Malang: Petugas haji Indonesia asal Kota Malang, Jawa Timur, berduka setelah istrinya, Diana Maf’ulla, meninggal dunia saat masih bertugas di Tanah Suci. Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak kemudian datang melayat ke rumah duka pada Jumat, 12 Juni 2026.

Kehadiran Wamenhaj menjadi bentuk penghormatan kepada keluarga petugas haji Indonesia yang tetap menjalankan tugas pelayanan di Tanah Suci meski dilanda duka. Suami almarhumah, Muhaimin, diketahui masih bertugas sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi

“Atas nama keluarga besar Kemenhaj serta seluruh petugas haji Indonesia, kami menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya almarhumah Ibu Diana Maf'ulla. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilafnya, menerima amal ibadahnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Dahnil, di Kota Malang.
 


Di tengah kabar wafatnya sang istri, Muhaimin tetap memilih bertahan di Arab Saudi untuk menjalankan tugas pelayanan haji. Ia akan menyelesaikan masa tugasnya hingga 2 Juli 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Dahnil bertemu putri almarhumah, Mia, bersama keluarga besar yang mendampingi. Ia menyebut ketegaran keluarga menjadi kekuatan tersendiri di tengah kehilangan yang dialami.


Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mendatangi rumah duka almarhumah Diana Maf'ulla di Kota Malang, Jumat, 12 Juni 2026. Dokumentasi/ Kemenhaj.


Menurut Dahnil, Kementerian Haji dan Umrah sebenarnya telah memberikan kesempatan kepada Muhaimin untuk kembali ke Indonesia. Namun, petugas haji itu memilih tetap berada di Tanah Suci demi menyelesaikan amanah pelayanan kepada jemaah.

“Kami sebenarnya memberikan kesempatan kepada beliau untuk kembali ke Tanah Air. Namun beliau memilih menyelesaikan tugas pelayanan di Tanah Suci hingga akhir masa penugasan. Ini adalah keputusan yang lahir dari rasa tanggung jawab yang besar terhadap amanah yang sedang diembannya,” tegas Dahnil.

Dahnil menilai keputusan tersebut bukan hal mudah bagi seorang suami dan kepala keluarga. Sikap Muhaimin disebut mencerminkan dedikasi tinggi petugas haji Indonesia yang bekerja di balik layar selama musim haji berlangsung.


Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mendatangi rumah duka almarhumah Diana Maf'ulla di Kota Malang, Jumat, 12 Juni 2026. Dokumentasi/ Kemenhaj.


Ia mengatakan, pengabdian petugas haji kerap menuntut pengorbanan pribadi yang besar. Oleh karena itu, pemerintah memberikan penghormatan kepada seluruh petugas yang tetap melayani jemaah di tengah berbagai ujian pribadi.

“Kami hadir bukan hanya untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi juga sebagai bentuk hormat kepada keluarga yang telah mendukung pengabdian beliau. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan kepada Cak Muhaimin, Mia, dan seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Dahnil.

Dahnil juga mengajak masyarakat ikut mendoakan almarhumah Diana Maf'ulla agar memperoleh husnul khatimah. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan keikhlasan menghadapi cobaan tersebut.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga almarhumah Ibu Diana Maf'ulla mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” tutupnya.

(Silvana Febiari)