Pemandangan malam dari masjid Istanbul di bawah bulan sabit. (Dmytro Kormylets/Pexels)
Kapan 1 Muharam Diperingati Tahun 2026? Cek Tanggalnya
Riza Aslam Khaeron • 13 June 2026 19:46
Jakarta: Umat Islam bakal menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah atau 1 Muharam 2026. Momen ini menjadi salah satu hari penting dalam kalender Hijriah karena menandai pergantian tahun baru Islam sekaligus menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan introspeksi diri.
Tahun ini, pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri telah menetapkan 1 Muharam 1448 H sebagai hari libur nasional. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, maupun mengisi waktu dengan kegiatan keagamaan.Lantas, kapan 1 Muharam diperingati tahun ini? Berikut penjelasannya:
Kapan 1 Muharam Diperingati Tahun Ini?
Mengacu pada SKB 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, 1 Muharam 1448 Hijriah atau Tahun Baru Islam 2026 diperingati pada Selasa, 16 Juni 2026. Tanggal tersebut juga ditetapkan sebagai hari libur nasional dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H.Penetapan ini turut sejalan dengan Kalender Hijriah Indonesia yang menunjukkan bahwa 1 Muharam 1448 H bertepatan dengan Selasa, 16 Juni 2026. Dengan demikian, malam pergantian Tahun Baru Islam berlangsung mulai Senin malam, 15 Juni 2026, setelah waktu magrib.
Meski demikian, peringatan Tahun Baru Islam 1448 H tidak disertai cuti bersama. Artinya, pada Senin, 15 Juni 2026, masyarakat tetap menjalankan aktivitas sekolah, perkantoran, maupun pekerjaan seperti biasa sesuai jadwal masing-masing.
Makna Tahun Baru Islam 1448 H

Ilustrasi: Freepik.
Berbeda dengan perayaan Tahun Baru Masehi yang kerap diwarnai dengan berbagai bentuk hiburan, Tahun Baru Islam 1448 H memiliki makna spiritual yang mendalam.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa waktu terus berjalan dan setiap manusia akan dimintai pertanggungjawaban. Oleh karena itu, umat Muslim sangat dianjurkan untuk mengisi pergantian tahun dengan kegiatan yang bermanfaat seperti membaca Al-Qur'an dan memperbaiki kualitas ibadah.
Sejarah Tahun Baru Islam
Mengutip laman Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), awal mula Tahun Baru Islam atau penetapan Kalender Hijriah terjadi pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab. Saat itu, kebutuhan akan sistem penanggalan yang teratur semakin mendesak karena surat-surat hanya mencantumkan nama bulan tanpa keterangan tahun, sehingga menyulitkan umat Islam untuk pengarsipan.Setelah melalui musyawarah bersama para sahabat, diputuskan bahwa peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah dijadikan sebagai titik awal kalender Islam. Peristiwa hijrah tersebut dipilih karena menjadi momentum penting dalam sejarah perkembangan Islam, yaitu ketika umat Islam mulai membangun masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam secara lebih luas.
| Baca Juga: Festival 1 Muharam di Lombok Timur Dukung Pertumbuhan Ekonomi Lewat UMKM |
Amalan yang Dapat Dikerjakan di Malam 1 Muharam
Tahun Baru Islam merupakan momentum yang tepat untuk memperbanyak amal ibadah sehingga dapat memulai tahun dengan cara yang lebih baik. Berikut adalah sejumlah amalan yang dapat dikerjakan di malam 1 Muharam 1448 Hijriah:1. Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun
Membaca doa akhir dan awal tahun merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Doa akhir tahun dapat dibaca sebelum magrib pada tanggal 29 atau 30 Zulhijah, sedangkan doa awal tahun dapat dibaca setelah magrib pada tanggal 1 Muharam. Berikut doa yang dapat dibaca:“Ya Allah, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.” (Q.S. Al-Baqarah: 201).
2. Memperbanyak Zikir dan Membaca Al-Qur'an
Malam 1 Muharam menjadi momen yang tepat untuk memperbanyak zikir dan membaca Al-Qur'an. Dengan berzikir, umat Muslim dapat melakukan introspeksi diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.3. Memperbanyak Istigfar dan Memohon Ampunan
Malam 1 Muharam menjadi momen yang tepat untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang telah diperbuat. Dengan memperbanyak istigfar dan memohon ampunan, diharapkan dapat menjadi sarana introspeksi diri dan penghapusan dosa atas kesalahan di tahun yang lalu.Itu dia informasi seputar sejarah Tahun Baru Islam hingga sejumlah amalan yang dapat dilakukan. Melalui momentum ini, diharapkan dapat menjadi titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
(Surya Mahmuda)