BPBD Barito Utara bergerak cepat menindaklanjuti laporan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Sabtu (13/6/2026). ANTARA/HO-BPBD Barito Utara
Karhutla di Desa Trahean Berhasil Dipadamkan Sebelum Meluas
Lukman Diah Sari • 14 June 2026 18:53
Muara Teweh: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan. Kebakaran berhasil dipadamkan sebelum meluas.
"Kebakaran yang terjadi pada lahan bervegetasi tumpukan pepohonan bekas tebangan, dedaunan, dan semak belukar tersebut berhasil dipadamkan oleh tim gabungan BPBD Barito Utara bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Trahean sebelum api meluas ke area yang lebih luas," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD setempat Rizali Hadi di Muara Teweh, Minggu, 14 Juni 2026, melansir Antara.
Pihaknya menerima laporan kejadian pada Sabtu, 13 Juni 2026, sekitar pukul 15.05 WIB dari MPA Trahean. Setelah menerima laporan, anggota piket TRC dan Pusdalops-PB BPBD segera melakukan koordinasi dan berangkat menuju lokasi.
“Berkat respons cepat petugas bersama MPA Trahean, proses pemadaman dapat diselesaikan sekitar pukul 17.09 WIB. Setelah dilakukan pemantauan dan dipastikan tidak ada lagi titik api yang aktif, tim kembali ke Posko Pusdalops-PB BPBD pada pukul 17.13 WIB,” jelas dia.
Menurut Rizali, berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, kebakaran yang terjadi termasuk kategori kebakaran permukaan pada lahan bertipe tanah mineral. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 0,89 hektare.

Ilustrasi-Kebakaran lahan di kawasan Desa Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat. ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat
Dalam operasi pemadaman tersebut, BPBD Barito Utara mengerahkan personel dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops-PB bersama MPA Trahean. Adapun sarana dan prasarana yang digunakan meliputi lima unit jet shooter, satu unit mobil water supply BPBD, satu unit mobil personel BPBD, serta satu unit mobil water supply milik MPA Trahean.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama memasuki musim kemarau. Partisipasi masyarakat dalam melaporkan kejadian sejak dini sangat membantu upaya pencegahan dan penanganan karhutla,” tegas dia.
BPBD Barito Utara juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran guna meminimalisasi dampak yang ditimbulkan serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.