Ilustrasi. Foto: Magnific.
5 Orang Terkaya di Asia September 2026, Ada Bos TikTok
Ade Hapsari Lestarini • 21 September 2026 21:45
Jakarta: Sejumlah pengusaha Asia masuk dalam jajaran orang terkaya dunia pada September 2026.
Melansir laman resmi Forbes Real-Time Billionaires, kekayaan para miliarder tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari teknologi, energi, ritel, hingga manufaktur.
Kekayaan para miliarder tersebut dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham dan nilai aset yang mereka miliki. Forbes memperbarui daftar kekayaan miliarder secara berkala.
1. Mukesh Ambani
Mukesh Ambani merupakan Chairman dan Managing Director Reliance Industries asal India. Forbes mencatat kekayaannya sekitar USD84,9 miliar per 21 September 2026.
Ambani merupakan chairman dan managing director Reliance Industries. Forbes mencatat Reliance memiliki bisnis di berbagai sektor, seperti petrokimia, minyak dan gas, telekomunikasi, ritel, media, serta jasa keuangan.
Layanan telekomunikasi dan broadband Reliance, Jio, memiliki lebih dari 500 juta pelanggan dan Ambani mengatakan ia berencana untuk melakukan penawaran saham perdana (IPO) pada 2026.
Pada 2026, Ambani mengumumkan rencana investasi sebesar USD110 miliar untuk infrastruktur AI yang akan dibangun di seluruh negeri selama tujuh tahun ke depan.
2. Zhang Yiming
Zhang Yiming merupakan salah satu pendiri ByteDance, perusahaan induk TikTok. Forbes mencatat kekayaannya sekitar USD84 miliar pada 20 September 2026.
ByteDance terkenal dengan aplikasi TikTok yang sangat populer, memiliki lebih dari 1 miliar pengguna di seluruh dunia. Selain itu, perusahaan ini juga memiliki kepentingan di bidang e-commerce, pendidikan, game, dan berita.
Zhang mengundurkan diri dari posisi CEO ByteDance pada 2021 dan kemudian mundur dari posisi chairman.
Forbes juga mencatat perkembangan bisnis ByteDance di sektor AI. Aplikasi AI Doubao milik perusahaan tersebut tercatat memiliki 345 juta pengguna aktif bulanan dan menjadi aplikasi berbasis AI paling populer di Tiongkok pada kuartal I-2026, menurut data QuestMobile yang dikutip Forbes.

3. Gautam Adani
Gautam Adani merupakan pendiri Adani Group memiliki kekayaan sekitar USD82,9 miliar berdasarkan pembaruan Forbes pada 20 September 2026.
Gautam Adani yang bergerak di berbagai sektor pelabuhan, bandara, pembangkitan dan transmisi listrik, serta energi hijau. Posisi Adani dalam daftar kekayaan Asia berubah cukup cepat sepanjang 2026 seiring pergerakan saham perusahaan-perusahaan dalam grupnya.
4. Masayoshi Son
Masayoshi Son merupakan pendiri dan CEO SoftBank Group asal Jepang. Forbes mencatat kekayaannya sekitar USD76 miliar pada 20 September 2026. Kekayaannya berkaitan dengan kepemilikan dan investasi SoftBank di berbagai perusahaan teknologi.
Son menginvestasikan miliaran dolar dalam AI, termasuk dalam Proyek Stargate senilai USD500 miliar, bekerja sama dengan OpenAI, Oracle, dan MGX, untuk membangun infrastruktur AI di AS.
5. Tadashi Yanai dan Keluarga
Tadashi Yanai merupakan pendiri dan pemimpin Fast Retailing, perusahaan induk merek pakaian Uniqlo. Forbes mencatat kekayaannya sekitar USD59,8 miliar pada 21 September 2026.
Fast Retailing juga memiliki sejumlah merek lain, seperti GU, Theory, J Brand, dan Helmut Lang. Uniqlo memiliki hampir 2.500 toko di 25 negara.
Forbes mencatat Fast Retailing membukukan laba bersih sebesar USD2,8 miliar dari pendapatan sebesar USD22 miliar untuk tahun fiskal yang berakhir Agustus 2025. (Natasya Dwi Putri)