Kecelakaan Maut di Tol Batang-Semarang, Dua Tewas

Petugas Polres Batang sedang mengevakuasi bangkai mobil pada kasus kecelakaan di Tol Batang-Semarang, Kamis, 19 Maret 2026. (ANTARA/HO-Humas Polres Batang)

Kecelakaan Maut di Tol Batang-Semarang, Dua Tewas

Silvana Febiari • 19 March 2026 17:31

Batang: Dua orang tewas dalam kecelakaan mobil Xpander bernomor polisi B 2135 KZI dengan bus PO 27 Trans di Jalan Tol Batang-Semarang, KM. 368 B. Kecelakaan terjadi saat arus lalu lintas dalam kondisi ramai dengan cuaca cerah.

"Kecelakaan terjadi di KM. 368 Jalur B satu arah Batang menuju Semarang atau tepatnya Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah, dilansir dari Antara, Kamis, 19 Maret 2026.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil Mitsubishi Xpander melaju dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Semarang) di lajur paling kanan dengan kondisi jalan beton yang baik dan lurus. Namun, pengemudi mobil diduga kurang konsentrasi.
 


"Sesampai di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk sehingga menabrak bagian belakang bus yang sedang berhenti karena mengalami gangguan mesin. Akibat benturan keras tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka," jelasnya.

Korban meninggal dunia adalah pengemudi Xpander, Andi Endarto (48), warga Bekasi, yang mengalami luka memar di dada dan dinyatakan meninggal di RSI Kendal. Sementara seorang penumpang, Athaya Riski Wistarajaya (16), mengalami cedera berat di kepala.

Kemudian korban luka-luka adalah Dian Arianta Widya (48) mengalami patah tulang tertutup pada kaki kanan dan Ariya Satya Risky (13) mengalami cedera kepala ringan. Keduanya kini menjalani perawatan di RSI Kendal.


Petugas Polres Batang sedang mengevakuasi bangkai mobil pada kasus kecelakaan di Tol Batang-Semarang, Kamis, 19 Maret 2026. (ANTARA/HO-Humas Polres Batang)


Ia mengimbau seluruh pengendara, terutama saat arus mudik Lebaran, untuk selalu menjaga konsentrasi. Pengendara juga diminta memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum berkendara.

"Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya segera beristirahat di rest area terdekat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)