Basilika Santo Petrus, Vatikan. (UNESCO)
7 Gereja Terbesar dan Termegah di Dunia
Riza Aslam Khaeron • 13 February 2026 18:13
Jakarta: Gereja tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi sebagai simbol kekuatan spiritual, budaya, dan arsitektur dari peradaban yang membangunnya.
Di seluruh dunia, berdiri gereja-gereja megah dengan luas luar biasa yang menjadi destinasi ziarah sekaligus warisan sejarah. Berikut adalah tujuh gereja terbesar di dunia berdasarkan luas lantai interiornya.
1. Basilika Santo Petrus – Vatikan (15.160 m²)

Sumber: UNESCO
Basilika Santo Petrus di Kota Vatikan merupakan pusat utama Gereja Katolik Roma dan dianggap sebagai salah satu situs tersuci dalam Kekristenan. Berdiri di atas makam Santo Petrus, gereja ini memiliki luas interior sekitar 15.160 meter persegi.
Pembangunannya dimulai pada 1506 oleh Paus Julius II dan selesai pada 1626.
Arsitektur megahnya dikerjakan oleh tokoh-tokoh besar seperti Bramante, Michelangelo, Raphael, dan Bernini. Kubahnya yang setinggi 136 meter mendominasi langit Roma, sementara alun-alun luas di depannya dirancang sebagai tempat penyambutan umat dalam momen-momen penting keagamaan.
2. Basilika Aparecida – Brasil (12.000 m²)

Sumber: Valter Campanato/ABr
Basilika Nasional Bunda Maria dari Aparecida terletak di kota Aparecida, Brasil, dan menjadi pusat ziarah terbesar di Amerika Latin. Luas interiornya mencapai 12.000 meter persegi, namun total luas bangunannya sekitar 23.000 meter persegi.
Gereja ini dibangun pada 1955 untuk mengakomodasi jumlah peziarah yang terus meningkat, seiring dengan berkembangnya devosi terhadap Bunda Maria dari Aparecida, pelindung nasional Brasil. Basilika ini mampu menampung hingga 45.000 orang dan menjadi landmark penting dalam spiritualitas umat Katolik Brasil.
3. Katedral Milan – Italia (11.700 m²)
.jpg)
Sumber: Wikimedia Commons
Katedral Milan, atau Duomo di Milano, merupakan gereja terbesar di Italia dan salah satu simbol kota Milan. Dengan luas interior sekitar 11.700 meter persegi, pembangunan katedral ini dimulai pada tahun 1386 dan baru secara resmi selesai pada abad ke-20.
Arsitekturnya mencerminkan gaya Gotik yang megah, dihiasi dengan lebih dari 3.000 patung, ratusan menara kecil, dan fasad marmer putih yang rumit. Katedral ini juga terkenal sebagai tempat penyimpanan paku suci yang diyakini berasal dari penyaliban Yesus.
4. Katedral Sevilla – Spanyol (11.520 m²)
.jpg)
Sumber: Wikimedia Commons
Katedral Santa María de la Sede di Sevilla adalah katedral Gotik terbesar di dunia, dengan luas interior sekitar 11.520 meter persegi. Ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, katedral ini dibangun pada abad ke-15 di atas bekas masjid Agung Almohad.
Selain keagungan arsitekturnya, katedral ini juga dikenal karena menyimpan makam yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir Christopher Columbus. Menara Giralda yang berdampingan merupakan menara masjid yang diubah menjadi menara lonceng katedral.
| Baca Juga: 7 Patung Terbesar di Dunia, Ada yang Capai 100 Meter! |
5. Katedral Santo Yohanes – New York, AS (11.200 m²)

Sumber: thetempletrail.com
Katedral Saint John the Divine di New York adalah katedral Anglikan terbesar di dunia dan menjadi pusat keagamaan penting di Amerika Serikat. Pembangunannya dimulai pada tahun 1892, namun hingga kini belum sepenuhnya selesai karena berbagai perubahan desain dan gangguan sejarah seperti perang dunia.
Gereja ini memiliki luas interior sekitar 11.200 meter persegi dan menampilkan gaya arsitektur Romanesque serta Gothic Revival. Selain sebagai tempat ibadah, katedral ini juga menjadi ruang bagi pertunjukan seni dan dialog antaragama.
6. Basilika Liche? – Polandia (10.090 m²)

Sumber: Wikimedia Commons
Terletak di Konin, Polandia, Basilika Bunda Maria Liche? merupakan gereja modern yang dibangun antara 1994 hingga 2004. Dengan luas interior 10.090 meter persegi dan menara setinggi 141,5 meter, basilika ini menjadi salah satu bangunan gereja tertinggi di dunia.
Dirancang untuk menampung puluhan ribu peziarah, gereja ini didedikasikan bagi Bunda Maria yang dihormati dalam devosi nasional Polandia. Interiornya mencerminkan kemegahan modern dengan unsur-unsur emas dan patung religius berukuran besar.
7. Biara Santa Giustina – Padua, Italia (9.717 m²)
.jpg)
Sumber: Wikimedia Commons
Biara Santa Giustina di Padua merupakan kompleks Benediktin yang telah ada sejak abad ke-10, meskipun struktur basilika yang ada sekarang dibangun pada abad ke-16 dan ke-17. Dengan luas interior 9.717 meter persegi, bangunan ini memiliki delapan kubah yang mendominasi cakrawala Padua.
Selain arsitekturnya yang elegan bergaya Renaisans, gereja ini juga menyimpan relikui sejumlah martir awal Kristen, termasuk Santa Justina dari Padua. Biara ini masih aktif digunakan oleh komunitas monastik hingga hari ini.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com