Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban Jiwa Pascagempa M 5,2 Selatan Malang

Pemantauan wilayah terdampak gempa di Malang Selatan/Polres Malang.

Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban Jiwa Pascagempa M 5,2 Selatan Malang

Daviq Umar Al Faruq • 14 September 2026 15:51

Malang: Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin pagi, 14 September 2026. Hingga siang hari, Polres Malang memastikan belum menerima laporan korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa.

Guncangan tersebut berpusat di laut. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Kepolisian bersama personel SAR melakukan pemantauan di sejumlah wilayah Kabupaten Malang untuk memastikan kondisi masyarakat setelah gempa.

"Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa. Jajaran tetap melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi masyarakat di wilayah Kabupaten Malang," kata Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri, Senin, 14 September 2026.
 


Gempa Terjadi pada Kedalaman 39 Kilometer

BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 08.42 WIB. Episentrum gempa berada di koordinat 9,57 derajat Lintang Selatan dan 112,78 derajat Bujur Timur.

Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 39 kilometer, sekitar 160 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang.

Gempa dipicu aktivitas subduksi lempeng di bawah laut dengan mekanisme pergerakan turun. Kendati tidak menimbulkan dampak kerusakan berdasarkan laporan sementara, aparat tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

"Masyarakat tidak perlu panik. Tetap tenang, tetapi waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan ikuti informasi dari BMKG atau sumber resmi lainnya," ujar Rulian.


Pusat gempa di Malang, Senin, 14 September 2026. (tangkapan layar)


Polisi juga mengimbau masyarakat memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali menjalankan aktivitas di dalam rumah. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan tidak terdapat kerusakan yang berpotensi membahayakan penghuni.

Warga diminta melaporkan kepada petugas jika menemukan retakan pada dinding maupun bagian fondasi bangunan.

"Untuk saat ini tidak ada laporan kerusakan. Namun apabila masyarakat menemukan bangunan yang retak atau rusak setelah gempa, jangan dipaksakan untuk digunakan sebelum dipastikan aman," kata Rulian.

Tim SAR Kabupaten Malang turut melaporkan belum terdapat kondisi darurat yang membutuhkan proses evakuasi. Personel lintas instansi tetap disiagakan untuk merespons laporan masyarakat apabila terjadi perkembangan di lapangan.

"Kami memastikan jajaran tetap memantau perkembangan situasi. Sampai saat ini kondisi di wilayah Kabupaten Malang aman dan tidak ada laporan kerusakan akibat gempa," tutup Rulian.

(Whisnu M)