Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi pers bersama PM Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Negara, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026. Dok. Tangkapan Layar
Prabowo Apresiasi Bantuan Thailand Memfasilitasi Pemulangan WNI Korban Online Scam
Achmad Zulfikar Fazli • 3 August 2026 20:34
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi bantuan pemerintah Thailand dalam memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban online scam atau penipuan daring. Ada hampir seribu warga negara Indonesia yang menjadi korban online scam.
“Ini banrtuan yang sangat berarti,” ujar Presiden Prabowo dalam konferensi pers bersama PM Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Negara, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Presiden Prabowo mengatakan bantuan pemulangan WNI membuktikan eratnya hubungan antara Indonesia dan Thailand. Dia pun kembali mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah Thailand tersebut.
Sementara itu, PM Anutin mengungkapkan pemerintah Thailand telah memfasilitasi pemulangan lebih dari 1.000 WNI yang menjadi korban sindikat online scam di wilayah perbatasan Thailand sejak tahun lalu.
Anutin mengatakan Indonesia dan Thailand perlu meningkatkan kolaborasi untuk memerangi berbagai bentuk kejahatan lintas negara, terutama online scam, perdagangan manusia, dan perdagangan narkotika.
"Sejak tahun lalu, Thailand telah memfasilitasi pemulangan dengan aman lebih dari 1.000 sahabat Indonesia dari pusat-pusat online scam di wilayah perbatasan Thailand kembali ke Tanah Air mereka," kata Anutin.
.jpg)
PM Thailand Anutin Charnvirakul dalam kunjungan ke Istana Negara, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026. (YouTube / BPMI Setpres)
Dia mengusulkan kedua negara memperdalam kerja sama penegakan hukum, pertukaran intelijen, dan peningkatan kapasitas dalam menangani kejahatan lintas negara tersebut.
Menurut Anutin, ancaman online scam tidak dapat ditangani satu negara saja. Perlu ada koordinasi lebih erat secara bilateral maupun di tingkat kawasan.
Oleh karena itu, Thailand mendorong ASEAN memperkuat kerja sama regional dalam memberantas sindikat online scam yang semakin berkembang di Asia Tenggara.